Friday, May 1, 2026
HomePameranMemotret Kota Dalam Solo Photo Festival 2016

Memotret Kota Dalam Solo Photo Festival 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Sesosok “pocong” tampak berdiri di depan barisan orang-orang yang membawa bendera serikat pekerja dan plang berisi kalimat-kalimat seruan seperti “Jika hak-hak kita terampas, lawan! Cabut PP 78!” atau “Wooii, Menteri Tenaga Kerja jangan ngumpet! Stop PHK besar-besaran!”.

Peristiwa tersebut diabadikan dalam foto oleh Mulya Sagara. Karya itu diambil tatkala peringatan Hari Buruh Internasional. Saat melakukan long march, ada pekerja yang mengenakan busana mencolok, salah satunya kostum pocong. Buruh yang berdandan pocong itu menjadi point of interest dari karya fotonya.

Mulya Sagara adalah mahasiswa Program Studi Fotografi Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia), Jakarta. Ia dan kelima teman kampusnya turut berpartisipasi dalam pameran Solo Photo Festival 2016 yang diadakan di Muara Market, Senin-Rabu (7-9/11/2016).

Salah satu karya lainnya dijepret oleh Iqbal Firdaus. Dalam karyanya, ia memaparkan fakta sekaligus kontradiksi bahwa di antara belantara gedung-gedung bertingkat di Jakarta masih ada sedikit ruang bermain bagi anak-anak. “Foto ini saya ambil di daerah Tanah Abang,” tuturnya saat berbincang dengan Soloevent.

Foto tersebut menghadirkan tiga bocah perempuan yang sedang tertawa. Tangan mereka menggenggam boneka. Karya itu diproduksi di sebuah taman bermain. Agar lebih menampilkan pemandangan yang kontras, Iqbal memberikan latar belakang berupa gedung-gedung bertingkat.

“Sebagai kota metropolitan, Jakarta tidak selalu menampilkan sisi kemewahan dan elegan. Jakarta juga menyuguhkan pemandangan rumah-rumah liar nan sederhana. Ada pertanyaan dalam diri saya, apakah anak-anak yang tumbuh di sana akan tetap bahagia dan akankah mereka bermimpi menjadi bagian penghuni hutan belantara beton tersebut?” katanya.

Karya mahasiswa Prodi Fotografi Polimedia ini bersanding dengan lebih kurang 100 karya dari mahsiswa beberapa perguruan tinggi di Indonesia, klub/komunitas fotografi, siswa-siswi SMA di Solo, dan sejumlah fotografer profesional dari luar negeri.

Di edisi ketiga ini, Solo Photo Festival mengusung tema “Urban Culture”. Menurut Ketua Panitia Solo Photo Festival 2016, Miqdad Askarillah, event ini ingin menggambarkan wajah kota. “Wajah kota itu beragam. Tak hanya kemewahan, ada juga vandalisme. Karya-karya di sini enggak sekedar memotret rupa kota, melain juga menampilkan wajah-wajah masyarakat perkotaan,” ungkapnya.

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pelatihan Membuat Sanggul Bersama Akademi Sanggul Nusantara di Event Solo Menari 2026

Soloevent.id - Pagelaran Solo Menari 2026 kembali digelar pada Selasa-Rabu (28-29/4/2026) di Pendhapi Gedhe...

Sebanyak 1.700 Penari Kipas Semarakkan Solo Menari 2026 di Kawasan Titik Nol

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Menari pada 29 April 2026. Sebanyak...

Cukup 10 Ribu! Intip 5 Wahana Ikonik yang Wajib Kamu Coba di Pasar Malam Alun-Alun Kidul

Soloevent.id - Pasar Malam Alkid (Alun-Alun Kidul) kembali digelar mulai 3 April - 3...

More like this

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...