Thursday, July 23, 2026
HomeSeni dan BudayaMencari Pembarong Yang Berkarakter Dalam Festival Singo Barong 2016

Mencari Pembarong Yang Berkarakter Dalam Festival Singo Barong 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-gambar-1-770-513

Soloevent. id – Bunyi terompet Ponorogo dan dentuman kendang serta gamelan membahana di Stadion R. Maladi, Sriwedari, Sabtu (15/10/2016). Bebunyian tersebut mengiringi gerakan Suprapto Suryodarmo dan kawan-kawan saat membawakan sebuah potongan cerita Reog Ponorogo.

Pentas sekaligus umbul donga itu menjadi pembuka sebuah festival yang mempertemukan kelompok-kelompok Reog dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ajang tersebut bernama Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016.

Hari itu hingga Minggu (16/10/2016), sebanyak 30 kelompok kesenian reog berlomba merebutkan gelar terbaik. Peserta berasal dari beberapa daerah seperti Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Salatiga, Ponorogo, dan Malang.

Ketua Panitia Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016, Eko Sadono, menyebutkan, event ini mencari para pembarong yang berkarakter. “Kalau orang sudah masuk ke dadak merak, karakternya menjadi seperti macan. Kami mencari pembarong yang bisa menjiwai peran, misal saat berkelahi, tidur, ataupun menari,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu (15/10/2016).

edit-gambar-2-770-513

Lelaki yang kerap dipanggil Eko Belang itu menambahkan, di setiap edisi ada peningkatan dari segi kualitas pementasan. Menurutnya, peserta tidak lagi asal main. Di tahun keempat ini, jumlah peserta dan penonton juga bertambah.

Selain melestarikan budaya bangsa, Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016 digelar untuk mencari bibit-bibit seniman reog. “Diharapkan dari kegiatan ini dapat memotivasi para seniman reog untuk terus berkreasi,” ujar Eko.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Eny Tyasni Suzana), mengapresiasi diselenggarakannya Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016. Ia berpesan, reog sebagai seni tradisi bangsa Indonesia harus dijaga regenerasinya supaya reog semakin lestari.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...