Friday, July 3, 2026
HomeSeni dan BudayaMencari Pembarong Yang Berkarakter Dalam Festival Singo Barong 2016

Mencari Pembarong Yang Berkarakter Dalam Festival Singo Barong 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-gambar-1-770-513

Soloevent. id – Bunyi terompet Ponorogo dan dentuman kendang serta gamelan membahana di Stadion R. Maladi, Sriwedari, Sabtu (15/10/2016). Bebunyian tersebut mengiringi gerakan Suprapto Suryodarmo dan kawan-kawan saat membawakan sebuah potongan cerita Reog Ponorogo.

Pentas sekaligus umbul donga itu menjadi pembuka sebuah festival yang mempertemukan kelompok-kelompok Reog dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ajang tersebut bernama Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016.

Hari itu hingga Minggu (16/10/2016), sebanyak 30 kelompok kesenian reog berlomba merebutkan gelar terbaik. Peserta berasal dari beberapa daerah seperti Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Salatiga, Ponorogo, dan Malang.

Ketua Panitia Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016, Eko Sadono, menyebutkan, event ini mencari para pembarong yang berkarakter. “Kalau orang sudah masuk ke dadak merak, karakternya menjadi seperti macan. Kami mencari pembarong yang bisa menjiwai peran, misal saat berkelahi, tidur, ataupun menari,” ujarnya saat ditemui awak media, Sabtu (15/10/2016).

edit-gambar-2-770-513

Lelaki yang kerap dipanggil Eko Belang itu menambahkan, di setiap edisi ada peningkatan dari segi kualitas pementasan. Menurutnya, peserta tidak lagi asal main. Di tahun keempat ini, jumlah peserta dan penonton juga bertambah.

Selain melestarikan budaya bangsa, Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016 digelar untuk mencari bibit-bibit seniman reog. “Diharapkan dari kegiatan ini dapat memotivasi para seniman reog untuk terus berkreasi,” ujar Eko.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Eny Tyasni Suzana), mengapresiasi diselenggarakannya Festival Nasional Semarak Singo Barong 2016. Ia berpesan, reog sebagai seni tradisi bangsa Indonesia harus dijaga regenerasinya supaya reog semakin lestari.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Jamming Session Road to Intimate Concert Sandhy Sondoro di Canting Londo Kitchen – Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Zigna Kampung Batik Laweyan akan menggelar acara musik berkualitas dengan menghadirkan musisi...

Lomba Cerdas Cermat “Jawara Kenduren” Meriahkan Event Adikarya Fest Kenduren UMKM 2026

Soloevent.id - Bank Indonesia Solo kembali menggelar acara Adikarya Fest Semarak Kenduren UMKM 2026...

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...