Wednesday, April 15, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaLestarikan Payung Tradisi Lewat Festival Payung Indonesia 2016

Lestarikan Payung Tradisi Lewat Festival Payung Indonesia 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

edit

Soloevent.id – Mulai Jumat (23/9/2016) esok hingga Minggu (25/9/2016), Taman Balekambang akan dihiasi aneka payung warna-warni berbahan kain Nusantara. Ya, selama tiga hari ke depan, Festival Payung Indonesia bakal hadir lagi menyapa warga Kota Solo dan sekitarnya.

Di edisi ketiga ini, Festival Payung Indonesia mengangkat tema “Sky Umbrella, Exploring Indonesia”. Sesuai tema, pengunjung diajak menikmati keindahan payung-payung berbalut kain tradisi yang berasal dari penjuru Indonesia. Payung-payung itu dikemas dalam seni instalasi, dan dipajang di beberapa titik.

Pengunjung Festival Payung Indonesia 2016 juga bisa bertemu dengan para perajin payung dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Kaliwungu (Kendal), Kalibagor (Banyumas), Juwiring (Klaten), Yogyakarta, dan Talawi (Sawahlunto).

Mau tahu bagaimana proses pembuatan payung tradisi dan kreasi? Ikuti saja sesi pameran dan workshop yang diadakan pada Jumat pukul 15.00-17.00. Selain perajin-perajin payung yang disebut di atas, acara itu turut menghadirkan Solo Rajuters, Kelurahan Danukusuman, Akademi Seni dan Desain Indonesia (ASDI) Surakarta, serta lainnya.

Dilibatkannya para perajin payung dalam event ini sejalan dengan tujuan Festival Payung Indonesia yakni melestarikan seni pembuatan payung tradisional Indonesia. “Kami ingin mendorong masyarakat agar melestarikan seni pembuatan payung tradisional, dan juga melakukan eksplorasi kreativitas pembaruan pada payung,” terang Ketua Panitia Festival Payung Indonesia, Heru Prasetya, dalam jumpa pers, Kamis (22/9/2016).

Salah satu eksplorasi yang ditampilkan di Festival Payung Indonesia 2016 adalah Temu Koreografer Wanita. Dalam sub-acara itu para koreografer membuat tarian dengan menempatkan payung sebagai sumber penciptaan karya.

Nama-nama yang terlibat dalam pementasan tersebut antara lain Indi Nidia (Klaten), Nungki Nurcahyani (Yogyakarta), Mai Kikuchi (Jepang), Anna Thu Schmidt (Jerman), Ine Arini Bastaman (Bandung), dan masih banyak lagi. Gelaran Temu Koreografer Wanita berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu, mulai jam 20.00 WIB.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Mangkunegaran X: Rute Lari Mangkunegaran Run Sudah Disertifikasi Badan Atletik Dunia

Jakarta, 12 April 2026 - Mangkunegaran Run 2026 akan kembali digelar di Solo, Jawa...

More like this

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...