Wednesday, June 10, 2026
HomeLainnyaBank Indonesia Dukung Penuh Program Smart City Di Kota Solo

Bank Indonesia Dukung Penuh Program Smart City Di Kota Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-400 edit

Soloevent.id – Seperti yang sama-sama kita ketahui, Kota Solo sedang bergairah untuk menjadi smart city dengan pengembangan e-pasar, e-warong serta e-retribusi. Untuk itu, dalam rangka memperkenalkan program tersebut, Bank Indonesia (BI) Solo dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta memberikan pemahaman serta wawasan kepada segenap stakeholder dan juga beberapa media.

Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Ricky Satria memaparkan, dengan adanya potensi yang dimiliki seperti adanya stasiun, terminal dan bandara yang berada dalam satu kota, Solo sangat berpotensi menjadi smart city. Tujuan smart city ialah mengurangi transaksi tunai menjadi non tunai dengan tekhnologi yang sedang berkembang.

“Di Indonesia hampir 95% melakukan cash base atau transaksi dengan uang tunai. Sedangkan yang memiliki rekening di sekotor keuang formal / bank hanya 36%. Meski sudah menjadi nasabah, masyarakat belum biasa memanfaatkan transaksi non tunai melai kartu debit/kredit yang dimiliki karena habit pembayaran secara cash. Solo merupakan sebuah kota yang mampu dijadikan roll model untuk smart city karena memiliki wisata, kuliner dan transportasi yang memadai.

Untuk itu, harus ada keserasian antara tekhnologi, perbankan dan masyarakat guna menyukseskan smart city ini,”ujarnya saat memberikan materi sosialisasi smart city di Sabha Karya Darma, Bank Indonesia, Selasa (20/9/2016).

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo turut mendukung konsep smart city. Menurutnya, konsep tersebut mampu membuka ekonomi domestick dan mengembangkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Layanan publik kerap terhalang dengan ledakan penduduk, kemacetan dan lain-lain. BI sebagai otoritas sistem pembayaran mendukung dengan berperan aktif mendorong elektronifikasi. Program elektronifikasi non tunai diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menerima bantuan. Sehingga akan tepat sasaran, jumlah, warga, waktu, administrasi dan kualitas,”imbuhnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...