Friday, June 12, 2026
HomePameran32 Chef Perkenalkan Seni Fruit Carving Pada Masyarakat

32 Chef Perkenalkan Seni Fruit Carving Pada Masyarakat

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT

Soloevent.id – Fruit Carving adalah salah satu seni mengukir buah buahan seperti melon, semangka, mentimun, jeruk, wortel, tomat, dll. Seni ini merupakan andalan pariwisata negara Thailand. Thailand dikenal sebagai salah satu negara penghasil buah buahan terbaik di dunia. Sehingga tidak asing bila seni ini sangat dikembangkan di negara tersebut.

Di Indonesia sendiri juga terdapat komunitas fruit carving. Dalam rangka milad yang ke-1, komunitas fruit carving tersebut mengadakan Indonesian Fruit Carving yang terselenggara di Soga Restaurant, Selasa (23/8/2016).

Ketua Panitia Indonesian Fruit Carving, Chef Werz Shinoda menyatakan dalam acara milad yang pertama ini, komunitasnya menggandeng SMK Pariwisata, SMK Perhotelan dan juga masyarakat umum untuk lebih mengenalkan seni fruit carving. Ia mengaku dengan adat dan tradisi yang tinggi, membuat Solo menjadi kota yang terpilih untuk merayakan milad dengan pertunjukan demo seni fruit carving.

“Acara hari ini bukanlah kompetisi fruit carving. Namun hanya demo tutorial pengenalan fruit carving karena di Indonesia belum terlalu terkenal. Seni ini terbilang langka. Namun sebenarnya tidak hanya orang tertentu saja yang mampu namun juga semua orang asal ada mau. Mindset itu yang ingin kami ubah,”ujarnya saat ditemui Soloevent, Selasa (23/8/2016).

Dalam acara tersebut terhitung ada 32 chef yang termasuk dalam komunitas menunjukkan bakatnya dalam fruit carving. Mereka berasal dari Medan, Bengkulu, Samarinda, Bali, Jogja, Surabaya, Jogja, Semarang, Kalimantan dan Solo.

Dalam demo yang mengangkat tema flora fauna tersebut, Chef Werz berharap masyarakat semakin mengenal fruit carving. Karena selain untuk seni, nyatanya hal ini juga bisa untuk penambah penghasilan dalam bidang katering makanan.
“Mudah-mudahan fruit carving di Indonesia semakin maju dan dikenal secara umum. Seperti di Thailand yang sudah masuk dalam kurikulum negeri di sekolah umum,”kata dia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...