Tuesday, June 9, 2026
HomeSeni dan BudayaDua Hal Baru Ini Bisa Ditemui Di Solo Batik Carnival 9

Dua Hal Baru Ini Bisa Ditemui Di Solo Batik Carnival 9

Published on

- Advertisement -spot_img

DUA HAL BARU INI BISA DITEMUI DI SOLO BATIK CARNIVAL 9

 

Soloevent.id – Genderang Solo Batik Carnival 9 siap ditabuh. Event yang pada 2016 ini memasuki tahun kesembilan itu akan digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (22-24/7/2016). Penyelenggaraan selama tiga hari merupakan hal baru bagi festival tahunan tersebut.

Nah, yang membedakan dari edisi-edisi sebelumnya yakni Solo Batik Carnival 9 bakal menggelar eksebisi. Bertempat di Benteng Vastenburg, acara itu bakalan digeber selama dua hari, Jumat-Sabtu, mulai jam 15.00-21.00 WIB. Menurut Art Director Solo Batik Carnival 9, Yanuar Pribadi, kegiatan itu akan menampilkan pameran produk-produk batik, kuliner, dan sajian hiburan.

Gebrakan baru lainnya ialah pemberian penghargaan “The Best Costume” kepada peserta dengan kostum terbaik. Penghargaan dilakukan seusai peserta menyelesaikan karnaval. Penghargaan akan memuat 8 nominasi.

Di puncak acara, Minggu, bakal dihelat Grand Carnaval yang melibatkan sekitar 300 orang. Seperti biasanya, parade bakalan dimulai sore hari sekitar jam 15.00 WIB. Jalan Bayangkara, Sriwedari, menjadi titik awal karnaval, sedangkan garis finish-nya berada di Jalan Jenderal Soedirman.

“Karnaval tersebut diikuti 250 talent Solo Batik Carnival 9, 25 Prajurit Jaga Tirta, 40 penari dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan SMK 8 Solo, 9 penari Bedhaya, serta ditambah Kelompok Adipura,” jelas Yanuar dalam jumpa pers di Aston Solo Hotel, Rabu (20/7/2016).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Eny Tyasni Suzana, berharap agar Solo Batik Carnival 9 mampu menarik kunjungan wisatawan secara lebih. “Saya rasa Solo Batik Carnival sebagai brand mampu menyedot wisatawan untuk berkunjung ke Solo. Apalagi tahun ini digelar tiga hari,” tuturnya.

Di tahun ini, Solo Batik Carnival 9  mengambil tema “Mustika Jawa Dwipa” yang berarti pusaka dari Pulau Jawa. Ada empat pusaka yang menjadi inspirasi dalam pembuatan kostum, yaitu gamelan, candi, keris, dan lampu krobyong.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...