Sunday, September 6, 2026
HomeSeni dan BudayaInilah Tiga Karya Mudjo Setiyo, Sang Penari 24 Jam Menari 2016

Inilah Tiga Karya Mudjo Setiyo, Sang Penari 24 Jam Menari 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

INILAH TIGA KARYA MUDJO SETIYO, SANG PENARI 24 JAM JAM

Soloevent.id – Mudjo Setiyo namanya. Kamis-Jumat (28-29/4/2016) ini, sang seniman  senior asal Wayang Orang Bharata tersebut bakal menjajal kemampuannya menari 24 jam non stop di acara Solo 24 Jam Menari 2016.

Dalam acara perayaan Hari Tari Dunia itu, seniman berusia 60 tahun ini membawakan tiga karyanya. Karya pertama adalah “Sejatining Urip”, yang dipentaskan di pembukaan Solo 24 Jam Menari 2016. Mudjo menjelaskan, repertoarnya itu menceritakan tentang seseorang yang melakukan introspeksi diri.

“Bahwa hidup itu harus banyak hati-hati, tidak mencemooh orang lain, dan menghindari hal-hal negatif,” terangnya saat ditemui sebelum upacara pembukaan Solo 24 Jam Menari 2016 di Rektorat Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Kamis (28/4/2016) sore.

Karya itu didasari pada pengalaman dirinya. Memasuki kepala enam, Mudjo sering mengoreksi diri. Walaupun bertempo pelan, tetapi dalam “Sejatining Urip”, Mudjo memberikan ketegasan lewat sentuhan silat khas Betawi.

“Manunggaling Budi lan Karso” merupakan judul kedua yang disajikan. “Inti cerita dari karya ini adalah ibarat menyatukan negara-negara PBB [Persatuan Bangsa-bangsa]. Disatukan supaya tidak terjadi peperangan yang memakan banyak korban,” tutur dia. Karya yang diberi pendekatan wayang orang ini dipentaskan pada Jumat dini hari.

Sedangkan karya ketiganya adalah “Satriya Piningit”. Dalam karyanya ini, Mudjo mengambil cuplikan cerita Damar Wulan dan Minak Djinggo. “Karena Damar Wulan itu anak desa, dan akhirnya berhasil menjadi raja Majapahit,” jelasnya. Karya ini bakalan dipentaskan pada Jumat siang.

Selama menari 24 jam, Mudjo juga bakal menggunakan tarian-tarian Nusantara yang sempat ia pelajari sewaktu remaja, sebagai bahan improvisasi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...