Thursday, October 15, 2026
HomeBisnisIndonesia Apparel Production Expo Solo 2016 Tingkatkan Ide Bisnis Masyarakat

Indonesia Apparel Production Expo Solo 2016 Tingkatkan Ide Bisnis Masyarakat

Published on

- Advertisement -spot_img

INDONESIA APPAREL PRODUCTION EXPO 2016 TINGKATKAN IDE BISNIS MASYARAKAT

Kota Solo kembali dipilih sebagi tempat penyelenggaraan Pameran Apparel Production. Pameran yang sudah diadakan ke-3 kalinya ini bertempatkan di Diamond Solo Convention Center, Kamis-Sabtu (10-12/3). Pameran ini diikuti oleh 32 pelaku bisnis industri dan mesin produksi pakaian.

Indonesia Apparel Production Expo Solo 2016 merupakan pameran industri dan mesin produk pakaian (Apparel Production). Sejalan dengan rencana kerja BPP API Jawa Tengah yang salah satu misisnya untuk menggiatkan usaha produksi di daerah.

Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah, Lilik Setiawan mengungkapkan belanja operasional yang menghidupi konsumsi dalam negri  selama ini membuat produk tekstil menjadi penyumbang devisa terbesar. Namun, karna dialihkan ke belanja modal membuat pasar sangat mengalami penurunan.

“Dari Desember – Januari triwulan pertama realisasi dr penjualan sudah naik 4% secara nasional. Pasar ekspor masih sangat menjanjikan. Tapi sekarang bersaing dengan negara tekstil baru seperti Vietnam yang 2015 sudah mencapai 20 sekian milyar us dolar. Indonesia hanya mencapai 1,8% dari kebutuhan dunia,” imbuhnya.

Salah satu penyelenggara pameran, Moremedia Kreasi, Aulia Sunhandhyka menambahkan bahwa pameran ini bertujuan untuk memfasilitasi peserta pameran, memperkenalkan, mempromosikan dan memasarkan produk-produknya kepada pengunjung pameran.

“Pameran ini untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dan perlengkapan usaha bidang produksi pakaian secara komprehensif dalam rangka menangkap peluang bisnis yang lebih menguntungkan,” jelasnya.

Turut hadir pula Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo untuk meninjau dan memberi dukungan kepada pelaku bisnis tekstil, khususnya home industry yang mengikuti pameran. Menurut Achmad Purnomo, produk tekstil Solo sangat luar biasa karena termasuk yang terbesar di Jawa Tengah. Sehingga para pelaku bisnis bisa memakai alat yang tersedia di pameran untuk memodernkan kegiatan usaha mereka.

“Pendapatan tekstik di Jateng sekitar 7M per hari. Dengan alat yang tersedia seperti ini, Diharapakan pelaku bisnis tekstil bisa meningkatkan produksinya. Apalagi seperti ini serba digital. Diharapkan juga dapat menimbulkan ide gagasan para pelaku usaha untuk semakin mantap dalam berbisnis,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...