Sunday, April 26, 2026
spot_img
HomeBisnisIndrias Senthir Buktikan Keetnikan Kain Lurik Lewat Karya Terbarunya

Indrias Senthir Buktikan Keetnikan Kain Lurik Lewat Karya Terbarunya

Published on

- Advertisement -spot_img

INDRIAS SENTHIR BUKTIKAN KEETNIKAN KAIN LURIK LEWAT KARYA TERBARUNYA

Soloevent.id  –  Fashion designer Indrias Senthir tak berhenti melakukan eksplorasi. Menggandeng DF Conceptual, Indrias menampilkan karya terbaru bertajuk “Passion of Ethnic” dalam gelaran Lurik Fashion Wave di Grand Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, Rabu (2/3/2016).

Malam itu, Indrias Senthir dan DF Conceptual menyuguhkan 30 busana berbahan lurik. Sequence pertama menampilkan lurik berkonsep kasual. dan trendi khas anak muda. Indrias sepertinya ingin menyampaikan bahwa lurik merupakan kain yang luwes, sehingga cocok dijadikan dress, rok, celana panjang, ataupun pashmina. Pun lurik akan terasa elegan dan sporty saat dipadukan dengan high heels, jeans, dan sneaker.

“Kids Lurik” ditampilkan di sequence kedua Lurik Fashion Wave. Diiringi suara merdu penyanyi muda berbakat, Michelle Kuhnle, kedelapan anak yang menjadi model memeragakan busana lurik sembari memainkan permainan tradisional. Busana yang dikenakan anak-anak itu tetap punya nafas kasual. Lurik diolah menjadi kemeja, celana ¾, dan dress pendek tanpa lengan.

Lihat Galeri Foto Lurik Fashion Wave

Indrias Senthir juga coba mengeksplorasi lurik ke dalam busana bridal. Jika biasanya busana tersebut berwarna putih, Indrias menampilkan pandangan berbeda. Tiga gaun pengantin itu tampak elegan dengan dominasi lurik berwarna gelap. Akar-akaran yang menghiasi kepalanya menjadikan ketiga model tambah anggun.

Di sequence terakhir, Indrias Senthir dan DF Conceptual tampilkan karya yang jadi ikon pertunjukan fashion malam itu. Tiga motif lurik yakni Dom Nelusup, Tumbar Pecah, dan Yuyu Sekandang, dieksplorasi dalam bentuk etnik. Kreasi itu semakin menarik ketika motif lawas itu dikombinasikan dengan corak budaya luar, seperti India, Mesir, dan Mongolia.

Dari fashion show “Passion of Ethnic” ini, Indrias Senthir ingin mengangkat derajat kain lurik serta menghidupkannya lagi dengan nyawa modern. “Lurik itu kain yang indah dan bukan murahan. Ternyata lurik bisa dieksplorasi dalam bentuk-bentuk kekinian. Lurik juga pas dikenakan segala usia. Lurik adalah kain yang sangat luwes,” tuturnya.

Dalam pergelaran busana ini, ada tujuh motif lurik kuno yang diangkat kembali. “Lewat acara ini, kami ingin menyelamatkan heritage yang kini jarang ditemui. Jika ada motif yang punah, kita akan sangat kehilangan,” kata Indrias.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pecahkan Rekor LEPRID! 200 Dalang & Penari Cilik Solo Raya Guncang Festival Kentingan

Soloevent.id - Kampung Seni Kentingan dan UMKM Asri Jebres Solo menggelar acara bertajuk Festival...

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

More like this

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....