Wednesday, January 14, 2026
spot_img
HomeMusikBule Satu Ini Pintar Main Musik Tradisional

Bule Satu Ini Pintar Main Musik Tradisional

Published on

- Advertisement -spot_img

BULE SATU INI PINTAR MAIN MUSIK TRADISIONAL

Acara musik dua bulanan, Bukan Musik Biasa, kembali digelar, Selasa (26/1/2016). Beraneka ragam jenis musik yang tak biasa, mengalun di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Solo. Di edisi ke-50 ini, Bukan Musik Biasa menampilkan tiga musisi antarkota dan antarnegara. Mereka adalah Sean Hayward (Amerika Serikat), Putut Prabu (Prabumulih), dan Kurawa Voice (Solo).

Komposer, gitaris, dan recording engineer asal Los Angeles, Sean Hayward, tampil membuka Bukan Musik Biasa #50. Di sesi awal, bule yang sedang memperdalam ilmu gamelan di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo ini, memainkan gitar bernuansa Spanish. Seorang penari berbaju hitam, Anna Thu Schmidt (Jerman), tampil mengiringinya. Tubuhnya meliuk-liuk mengikuti dentingan gitar yang dipetik Sean.

Di sesi kedua, Sean mengajak teman-temannya. Ada lebih banyak alat musik yang dimainkan. Ia memadukan alat musik tradisional seperti gender, siter, dengan cello, pianika, flute, yang notabene instrumen modern. Sean coba menghasilkan harmonisasi suara antara keduanya.

Musik yang tidak biasa juga disajikan oleh trio Putut Prabu, Iqbal Lubis, dan Ganzer Lana. Alat-alat musik melodis yang mereka bawa, tidak dimainkan secara lazim. Suling, gitar elektrik, dan sasando, mereka eksplorasi menjadi instrumen ritmis.

Suling yang Putut pukul, berbunyi seperti kendang ciblon. Bunyinya bersahut-sahutan dengan gitar elektrik yang dipukul Iqbal dengan pemukul gender dan gong. Sementara sasando yang dipetik Ganzer dengan tambahan efek, menghasilkan kesan misterius.

Usai disuguhi “musik tegang”, penonton Bukan Musik Biasa #50 dibuat terpingkal-pingkal oleh penampilan grup acapella humor, Kurawa Voice. Bayu Gendhut dkk. menggubah tiga lagu populer dari dalam dan luar negeri dengan pendekatan komedi. Salah satu yang mereka usili adalah “All About That Bass” milik Meghan Trainor. Celotehan-celotehan kocak personel juga cukup mengocok perut penonton.

BULE SATU INI PINTAR MAIN MUSIK TRADISIONAL2

Seperti biasanya, di akhir sesi Bukan Musik Biasa selalu diadakan diskusi. Pembicara edisi kali, Purwa Askanta, mengatakan, aksi unik ketiga performer merupakan wujud kecerdasannya. “Ini merupakan perwujudan struktur pikir yang mana setiap karya memiliki kekhasan ciri masing-masing,” tuturnya.

Ia melanjutkan, karya komposisi yang disajikan ketiganya adalah proses kreatif tanpa batas – terutama batasan akademik, yang bermula dari ide-ide dan naluri sebagai seorang manusia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...