Wednesday, May 27, 2026
HomeBisnisKedai Kopi Ndomblong Ramaikan Pasar Malem PGS

Kedai Kopi Ndomblong Ramaikan Pasar Malem PGS

Published on

- Advertisement -spot_img

KEDAI KOPI NDOMBLONG RAMAIKAN PASAR MALEM PGS

Dulunya, kopi hanya dinikmati oleh orang tua di pagi hari. Namun sekarang, kopi juga digemari oleh kalangan muda dan bisa diseduh kapanpun juga. Maraknya kedai kopi yang hadir di Solo menjadi “tujuan hangat” untuk sekedar nongkrong ataupun meeting bersama kawan dan rekan kerja.

Untuk penikmat kopi, sudah pernahakah mampir di Kedai Kopi Ndomblong? Kedai kopi yang mengusung berbagai jenis menu kopi ini pertama kali hadir di Jl. Imam Bonjol 52 Solo. Kedai kopi yang digemari mahasiswa ini membuka cabang baru di Pasar Malem PGS. “Mengembangkan pasar agar dari kopi, Ndomblong lebih dikenal masyarakat luas dengan citarasanya yang berbeda,” ujar Budi Santoso, Bag.Produksi dan Keuangan LamCocoa.

Di Kedai Kopi Ndomblong, pengunjung juga disuguhkan menu kopi yang sama seperti di kedai yang lama.  Sebut saja kopi arabica, robusta, lelet dan premium. Dalam waktu dekat ini, Kedai Kopi Ndomblong akan memproduksi kopi coklat. Campuran kopi dan coklat ini menjadi terobosan baru untuk menciptakan sensasi kopi beraromakan coklat. Tak hanya melulu kopi, ada juga menu minuman lain dan juga makanan untuk semakin memanjakan wisata kuliner pengunjung.

Ndomblong sendiri adalah sebuah brand lokal yang memproduksi dan mengolah sendiri kopi ciptaan mereka. Mempunyai kebun kopi sendiri, Ndomblong memamen biji kopi yang berasal dari Lampung, Ulubelu, Tanggamus. Kemudian untuk proses pengolahan dan packaging berada di Sleman, Jogjakarta.

Ndomblong bekerjasama dengan Geng Kobra. Salah satu band lulusan Pon-Pes Gontor yang juga mempunyai komunitas yang lumayan banyak. Qobra sendiri diambil dari kata “qubro” yang berarti besar. Jadi dua kolaborasi ini diharapkan mampu menambah besar komunitas pecinta kopi lokal.

Bagi kamu yang ketagihan kopi ala ndomblong, tersedia versi package 100 gram yang bisa diseduh sendiri di rumah. Ada 4 jenis kopi yang disediakan yaitu lelet Rp. 15.000,  robusta Rp. 20.000, arabica Rp. 25.000 dan premium Rp. 30.000. Uniknya, package kopi ini bertuliskan aksara jawa yang dimaksdukan untuk melestarikan budaya jawa. “Karna sekarang ada mispersepsi. Di sekolah ada hal penulisan bahasa jawa itu salah. Di Solo, Jogja, Purwodadi itu untuk penulisan jalan aja salah. Jadi pengen kembangkan itu sambil jalan ada penulisan buku aksara jawa gaul yang dikembangkan Pak Joko (salah satu founder Ndomblong),” kata Yusuf Panca, co-partner Ndomblong PGS.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...