Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaInternational Rain Festival 2016, Cara Unik Rayakan Musim Hujan

International Rain Festival 2016, Cara Unik Rayakan Musim Hujan

Published on

- Advertisement -spot_img

INTERNATIONAL RAIN FESTIVAL 2016, CARA UNIK RAYAKAN MUSIM HUJAN

Mugidance Community punya cara dalam merayakan musim penghujan. Bertempat di Mugidance Studio, Desa Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, sebuah pertunjukan seni berkonsep outdoor akan digelar. International Rain Festival 2016 namanya. 300-an seniman dari dalam dan luar negeri siap memeriahkan acara ini.

Para performer tersebut bakal menyuguhkan karya di lima panggung outdoor yang bisa dibilang cukup unik, seperti kebun, pendhapa, mandala, kolam, dan kandang kerbau, Tak hanya tari, penampil bakalan menyajikan beragam jenis pertunjukan, antara lain musik, teater, performing art, wayang, dan lainnya. Nantinya, kesemua delegasi – kecuali penampil dari anak-anak sekolahan – akan menampilkan karya bertema hujan.

Selain suguhan di atas, International Rain Festival 2016 juga akan menggelar workshop dan pemutaran film. Ada dua workshop yang digelar yakni workshop penanaman biopori dan pemfaatan air hujan sebagai air alkali. “Kami juga bakal memutar film semi dokumenter. Film itu mengkritisi tentang air minum dalam kemasan,” tutur Ketua Penyelenggara International Rain Festival 2016, Nuri Aryati, saat menggelar jumpa pers di Mugidance Studio, Jumat (8/1/2016).

Nuri mengatakan, dibanding tahun lalu, jumlah pengisi acara International Rain Festival 2016 mengalami peningkatan. Seniman dari 12 provinsi di Indonesia, serta 2 penampil dari luar negeri – Inggris dan Filipina – turut berpartisipasi di event yang telah bergulir dua edisi ini.

Dihelat di luar ruangan pada saat musim hujan, International Rain Festival 2016 ingin mengajak masyarakat untuk mensyukuri berkah dari hujan. “Acara ini kami sengaja gelar di Mugidance Studio supaya masyarakat di sekitar sini dapat menambah wawasannya tentang kesenian. Sekaligus untuk menghidupkan perekonomian desa,” kata Nuri.

International Rain Festival 2016 akan diadakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (9-10/12/2016), mulai jam 15.00 hingga 23.00 WIB.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...