Saturday, October 3, 2026
HomeMusikUnearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Unearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

UNEARTH TAMPIL PRIMA DI ROCK IN SOLO 2015

Usai digempur sederet band metal lokal – plus satu penampil internasional, Anthelion, hajatan metal paling akbar se-Jawa Tengah, Rock in Solo 2015, menyisakan dua performer  luar negeri. Setelah rehat selama 90 menit, metalheads kembali diajak “berolahraga” bersama gerombolan metalcore asal Massachusetts, Unearth.

Saat sesi check line, penonton diberi suguhan menarik bagaimana drummer Unearth, Nick Pierce, menggebuk drum.  Drummer yang bergabung dengan Unearth pada 2012 ini, menunjukkan keahliannya bermain alat perkusi itu menggunakan teknik traditional grip.

Tak hanya Nick yang tampil prima. Minggu (15/11/2015) malam itu, Trevor Phipps (vokalis), Buzz McGrath (gitaris), Ken Susi (gitaris), dan Chris O’Toole (basis), juga menunjukkan kualitas yang sama. “Watch It Burn” dipilih sebagai nomor pembuka. Tanpa jeda, mereka langsung menggeber “Never Cease”.

Kecuali Nick, tak ada personel yang tak diam di tempat. Band yang telah merilis enam album itu seakan tak punya lelah, walaupun malam sebelumnya mereka bermain di Rock in Celebes, Makassar. Namun sayang, metalheads belum menunjukkan reaksi untuk bergoyang. Di jeda pergantian lagu, Trevor menyentil penonton yang memadati Lapangan Parkir Stadion Manahan.

“You’re so quiet. C’mon, move your feet! It’s our party,” ujarnya. Setelah disentil, penonton mulai bergerak di lagu “This Lying World”, yang diawali riff ganjil. Tak hanya di baris depan, saat “The Swarm” dibawakan, metalheads bagian belakang juga mulai membentuk moshpit.

“Endless” dan “Gilles” jadi lagu kelima dan keenam yang disajikan. “How’s your day, Rock in Solo? Do you have a good time? It’s a beautiful festival. This is the fast one,” tutur Trevor mengawali “Last Wish”. Nomor bertempo cepat tersebut, langsung direspon metalheads dengan circle pit.

Tidak terasa, penampilan Unearth akan berakhir. Trevor memberi kode supaya penonton semakin bersenang-senang. “Kami punya tiga lagu terakhir. Terimakasih telah mendukung dan mengundang kami,” katanya. “Zombie Autopilot”, “My Will Be Done”, dan “The Great Dividers”, jadi perjumpaan terakhir Uneart di Rock in Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...