Wednesday, March 4, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMengenal Wayang Potehi

Mengenal Wayang Potehi

Published on

- Advertisement -spot_img

MANIS PAHIT WAYANG POTEHI 2

Sekilas mengenal Wayang Potehi. Wayang Potehi adalah wayang khas Tiongkok yang telah berumur lebih dari 3000 tahun. Potehi berasal dari kata Pou-te-hi. “Pou” sendiri artinya kain,” te” artinya kantong, “hi” artinya wayang. Jadi secara harfiah Potehi adalah wayang yang terbuat dari kain yang memiliki kantong-kantong. Cara memainkannya dengan memasukkan jari-jari tangan pada kantong-kantong kain wayang kemudian menggerakkannya sesuai cerita. Biasanya pertunjukan wayang potehi diiringi oleh tabuhan-tabuhan layaknya wayang pada umumnya.

Menurut sejarah, Potehi sudah ada sejak masa Dinasti Jin (265-420 Masehi) dan berkembang pada Dinasti Song (960-1279 Masehi). Konon ceritanya, Potehi ini ditemukan di penjara oleh narapidana yang telah dijatuhi hukuman mati. 5 orang dijatuhi hukuman mati, 4 diantaranya langsung bersedih dan seakan tidak punya semangat hidup. 1 orang lainnya punya ide membuat hiburan agar tidak larut dalam kesedihan. Akhirnya kelima orang ini menabuh perkakas yang ada di penjara seperti panci, piring dan lainnya untuk membuat suara riuh dan seorang lainnya memainkan wayang. Suara riuh tersebut terdengar oleh kaisar dan kaisar suka dengan hiburan itu. Akhirnya sang kaisar memberi pengampunan.

Terus gimana ceritanya Potehi ini masuk Indonesia? Jadi ceritanya, Potehi masuk ke Indonesia sekitar abad 16 sampai 19 oleh orang-orang Tionghoa. Ada yang menyebutkan yang membawa Wayang Potehi ke Indonesia adalah seorang bernama Edmund Scott asal Inggris. Dia bilang bahwa Wayang Potehi ini untuk acara ritual.

Kurang lebih kaya itu cerita tentang Wayang Potehi. Tertarik untuk menonton pertunjukan Potehi? Atau pengen tahu suka duka dalang Wayang Potehi? Klik artikel Manis Pahit Wayang Potehi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...