Monday, September 14, 2026
HomeSeni dan BudayaFestival Wayang Bocah 2015 : 10 Sanggar Beradu Peran

Festival Wayang Bocah 2015 : 10 Sanggar Beradu Peran

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL WAYANG BOCAH 2015 10 SANGGAR BERADU PERAN

Festival Wayang Bocah kembali digelar. Penyelenggaraan tahun 2015 ini, sebanyak sepuluh sanggar seni turut bertanding. Kesepuluhnya yakni Sanggar Metta Budaya, Sanggar Soerya Soemirat, Sanggar Sono Puspa Budaya, Sanggar Sarwi Retno Budaya, Sanggar Eka Santi Budaya, Sanggar Kridha Budaya, Sanggar Galuh Art, Sanggar Senjasri (eksebisi), Sanggar Kusuma Aji (Klaten), dan Sanggar Sarotama (Karanganyar).

Mereka yang ikut dalam Festival Wayang Bocah 2015 akan berlomba memperebutkan beberapa titel. Antara lain Juara I, II, III, serta Harapan I, II. Tak hanya itu, para pemeran wayang dari masing-masing sanggar juga bakal beradu kelihaian akting untuk mendapatkan kategori Pemeran Putri Terbaik dan Pemeran Putra Terbaik.

Tiga juri dari unsur akademisi dan budayawan Kota Solo telah ditunjuk untuk menilai festival tersebut. Ketiganya adalah Wahyu Sanoso Prabowo, Bambang Irawan, dan Blacius Subono. Kriteria penilian terdiri dari enam hal, yaitu sanggit cerita, koreografi, kesesuaian iringan, penampilan, antawecana, dan rias kostum.

Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Festival Wayang Bocah 2015 kali ini tetap berpedoman kepada gaya Wayang Orang Sriwedari.

Menurut Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Vero Ekowati, kesemua peserta yang berlomba dalam Festival Wayang Bocah 2015 adalah mereka yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Selain peserta, event ini juga ditonton oleh pelajar dari berbagai SD dan SMP yang ada di Kota Solo. Acara ini kami buat untuk mengenalkan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya, terutama kebudayaan Jawa,” tutur Vero saat ditemui Soloevent di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Kamis (13/8/2015).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

More like this

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...