Wednesday, June 17, 2026
HomeBisnisTiga Hal Agar Terhindar Dari Kanker

Tiga Hal Agar Terhindar Dari Kanker

Published on

- Advertisement -spot_img

WE DARE YOU 2_

Masa anak-anak adalah masa yang indah. Namun, keceriaan itu dapat saja terenggut oleh tumbuhnya suatu penyakit. Kanker misalnya. Waktu belajar dan bermain mereka tersita hanya untuk proses penyembuhan — biasa dikenal dengan istilah kemoterapi.

Nah, lewat talkshow We Dare You to Care, ada beberapa informasi yang bisa dipetik terkait pencegahan kanker anak. Acara yang digelar oleh KOMA Event Organizer Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang bekerjasama dengan Childhood Cancer Care (3C) Solo ini, menghadirkan dua pembicara yaitu dr. Enny Listiawati (founder 3C) dan Raka Bagaskara Santoso (survival kanker).

Di kesempatan itu, Enny menyampaikan ada tiga hal yang dapat dilakukan seseorang untuk mencegah tumbuhnya kanker. Pertama, waspada. Sikap waspada sangat diperlukan, terutama paham gejala-gejala kanker.

Menurut Enny, banyak orang abai terhadap gejala kanker dan menganggapnya senagai penyakit biasa. “Penderita yang meninggal itu biasanya terlambat dilarikan ke rumah sakit. Kenapa terlambat? Karena gejalanya dianggap sebagai penyakit biasa,” tuturnya dalam sesi bincang-bincang We Dare You to Care di Atrium Hartono Mall Solo Baru, Jumat (29/5/2015).

Yang kedua adalah bantuan dana dan semangat (psikis). Enny mengatakan alasan orangtua menghentikan pengobatan anaknya karena terkendala masalah finansial. Sementara dari segi psikis, dokter pemerhati kanker anak ini menambahkan, anak-anak penderita kanker dapat didukung dengan memberikan tempat bermain dan belajar. “Gara pengobatan yang memakan waktu lama, banyak dari mereka putus sekolah. Kita perlu sediakan tempat bermain dan belajar. Mereka harus dihormati, bukan dijauhi,” tutur dia.

Selain dua hal tadi, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu pola hidup sehat. Salah satu caranya adalah selektif memberi makanan kepada anak. “Pemicu kanker adalah oksidan. Lawan oksidan adalah antioksidan. Itu bisa diperoleh dari udara bersih, buah, sayur, dan lainnya. Itu bisa jadi tameng buat mereka,” urai Enny.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Event TED×UNS 5.0 di Taman Budaya Jawa Tengah, Hadirkan Talkshow Bersama Narasumber Inspiratif

Soloevent.id - TEDxUNS 5.0 menggelar acara utamanya yang bertajuk "Petals in Motion" dengan tema...

More like this

Event TED×UNS 5.0 di Taman Budaya Jawa Tengah, Hadirkan Talkshow Bersama Narasumber Inspiratif

Soloevent.id - TEDxUNS 5.0 menggelar acara utamanya yang bertajuk "Petals in Motion" dengan tema...

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...