Thursday, June 4, 2026
HomeBisnisTiga Hal Agar Terhindar Dari Kanker

Tiga Hal Agar Terhindar Dari Kanker

Published on

- Advertisement -spot_img

WE DARE YOU 2_

Masa anak-anak adalah masa yang indah. Namun, keceriaan itu dapat saja terenggut oleh tumbuhnya suatu penyakit. Kanker misalnya. Waktu belajar dan bermain mereka tersita hanya untuk proses penyembuhan — biasa dikenal dengan istilah kemoterapi.

Nah, lewat talkshow We Dare You to Care, ada beberapa informasi yang bisa dipetik terkait pencegahan kanker anak. Acara yang digelar oleh KOMA Event Organizer Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang bekerjasama dengan Childhood Cancer Care (3C) Solo ini, menghadirkan dua pembicara yaitu dr. Enny Listiawati (founder 3C) dan Raka Bagaskara Santoso (survival kanker).

Di kesempatan itu, Enny menyampaikan ada tiga hal yang dapat dilakukan seseorang untuk mencegah tumbuhnya kanker. Pertama, waspada. Sikap waspada sangat diperlukan, terutama paham gejala-gejala kanker.

Menurut Enny, banyak orang abai terhadap gejala kanker dan menganggapnya senagai penyakit biasa. “Penderita yang meninggal itu biasanya terlambat dilarikan ke rumah sakit. Kenapa terlambat? Karena gejalanya dianggap sebagai penyakit biasa,” tuturnya dalam sesi bincang-bincang We Dare You to Care di Atrium Hartono Mall Solo Baru, Jumat (29/5/2015).

Yang kedua adalah bantuan dana dan semangat (psikis). Enny mengatakan alasan orangtua menghentikan pengobatan anaknya karena terkendala masalah finansial. Sementara dari segi psikis, dokter pemerhati kanker anak ini menambahkan, anak-anak penderita kanker dapat didukung dengan memberikan tempat bermain dan belajar. “Gara pengobatan yang memakan waktu lama, banyak dari mereka putus sekolah. Kita perlu sediakan tempat bermain dan belajar. Mereka harus dihormati, bukan dijauhi,” tutur dia.

Selain dua hal tadi, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu pola hidup sehat. Salah satu caranya adalah selektif memberi makanan kepada anak. “Pemicu kanker adalah oksidan. Lawan oksidan adalah antioksidan. Itu bisa diperoleh dari udara bersih, buah, sayur, dan lainnya. Itu bisa jadi tameng buat mereka,” urai Enny.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Standup Indo Tour Mampir Kota Solo, Para Komika Sukses Ajak Penonton Ngakak Kocak Bareng

Soloevent.id - Standup Indo Tour sambangi kota Solo, Sabtu (30/5/2026) di Gedung RRI Solo....

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...