Thursday, July 23, 2026
HomeSeni dan BudayaUmbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Umbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Published on

- Advertisement -spot_img

UMBUL MANTRAM-rev__

Sekitar pukul 20.20 WIB, suasana Buk Teko Sudiroprajan mendadak hening. Doa-doa ber-Bahasa Sansekerta dan Jawa sedang dilantunkan dalam prosesi “Puja Mantram Ruwat Bumi dan Sastra Bedati”. Acara bertambah khidmat saat pujian yang dilafalkan Mpu Totok Brojodingrat dari Padepokan Brojobuwono, diiringi oleh tiupan seruling Misbach Daeng Bilok – seorang seniman asal Kepulauan Selayar.

Seusai pembacaan doa-doa tersebut, tokoh masyarakat dari Kelurahan Sudiroprajan didampingi Mpu Totok Brojodingrat, menaburkan biji-bijian dalam upacara tabur bumi. Setelahnya, mereka melepaskan iwen-iwen berupa burung, bebek, dan ayam. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan melepas urip-urip berwujud ikan ke dalam Kali Pepe.

Upacara sakral itu merupakan rangkaian acara Umbul Mantram, yang menandai awalan dimulainya Grebeg Sudiro 2015. Mpu Totok Brojodiningrat menuturkan, prosesi tersebut mempunyai makna untuk menjauhkan warga dari segala marabahaya. “Sedangkan pelepasan iwen-iwen dan urip-urip tadi adalah rasa cinta kita kepada alam, supaya selaras dengan konsep mamayu hayuning bawana,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (5/2/2015).

Dengan merujuk kepada alam, Lurah Sudiroprajan, Dalima, mengimbau warganya agar peduli terhadap lingkungan, terutama Kali Pepe. “Warga dituntut untuk menjadi bersih dan jangan buang sampah sembarangan. Kalau sungai bersih, ikan-ikan bisa hidup. Ke depannya, kami juga akan melakukan penghijauan di bantaran Kali Pepe,” tuturnya.

Prosesi Umbul Mantram itu diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada salah seorang sesepuh adat Kelurahan Sudiroprajan. Dalam sambutannya, Rudy menuturkan bahwa ritual itu merupakan budaya lokal yang harus dilestarikan. “Ini jangan dianggap sebagai sesuatu yang musyrik. Karena ini merupakan kekuatan bangsa Indonesia,” katanya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...