Saturday, July 4, 2026
HomeSeni dan BudayaUmbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Umbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Published on

- Advertisement -spot_img

UMBUL MANTRAM-rev__

Sekitar pukul 20.20 WIB, suasana Buk Teko Sudiroprajan mendadak hening. Doa-doa ber-Bahasa Sansekerta dan Jawa sedang dilantunkan dalam prosesi “Puja Mantram Ruwat Bumi dan Sastra Bedati”. Acara bertambah khidmat saat pujian yang dilafalkan Mpu Totok Brojodingrat dari Padepokan Brojobuwono, diiringi oleh tiupan seruling Misbach Daeng Bilok – seorang seniman asal Kepulauan Selayar.

Seusai pembacaan doa-doa tersebut, tokoh masyarakat dari Kelurahan Sudiroprajan didampingi Mpu Totok Brojodingrat, menaburkan biji-bijian dalam upacara tabur bumi. Setelahnya, mereka melepaskan iwen-iwen berupa burung, bebek, dan ayam. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan melepas urip-urip berwujud ikan ke dalam Kali Pepe.

Upacara sakral itu merupakan rangkaian acara Umbul Mantram, yang menandai awalan dimulainya Grebeg Sudiro 2015. Mpu Totok Brojodiningrat menuturkan, prosesi tersebut mempunyai makna untuk menjauhkan warga dari segala marabahaya. “Sedangkan pelepasan iwen-iwen dan urip-urip tadi adalah rasa cinta kita kepada alam, supaya selaras dengan konsep mamayu hayuning bawana,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (5/2/2015).

Dengan merujuk kepada alam, Lurah Sudiroprajan, Dalima, mengimbau warganya agar peduli terhadap lingkungan, terutama Kali Pepe. “Warga dituntut untuk menjadi bersih dan jangan buang sampah sembarangan. Kalau sungai bersih, ikan-ikan bisa hidup. Ke depannya, kami juga akan melakukan penghijauan di bantaran Kali Pepe,” tuturnya.

Prosesi Umbul Mantram itu diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada salah seorang sesepuh adat Kelurahan Sudiroprajan. Dalam sambutannya, Rudy menuturkan bahwa ritual itu merupakan budaya lokal yang harus dilestarikan. “Ini jangan dianggap sebagai sesuatu yang musyrik. Karena ini merupakan kekuatan bangsa Indonesia,” katanya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Jamming Session Road to Intimate Concert Sandhy Sondoro di Canting Londo Kitchen – Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Zigna Kampung Batik Laweyan akan menggelar acara musik berkualitas dengan menghadirkan musisi...

Lomba Cerdas Cermat “Jawara Kenduren” Meriahkan Event Adikarya Fest Kenduren UMKM 2026

Soloevent.id - Bank Indonesia Solo kembali menggelar acara Adikarya Fest Semarak Kenduren UMKM 2026...

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...