Thursday, September 3, 2026
HomeSeni dan BudayaUmbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Umbul Mantram Ingatkan Warga Untuk Cinta Lingkungan

Published on

- Advertisement -spot_img

UMBUL MANTRAM-rev__

Sekitar pukul 20.20 WIB, suasana Buk Teko Sudiroprajan mendadak hening. Doa-doa ber-Bahasa Sansekerta dan Jawa sedang dilantunkan dalam prosesi “Puja Mantram Ruwat Bumi dan Sastra Bedati”. Acara bertambah khidmat saat pujian yang dilafalkan Mpu Totok Brojodingrat dari Padepokan Brojobuwono, diiringi oleh tiupan seruling Misbach Daeng Bilok – seorang seniman asal Kepulauan Selayar.

Seusai pembacaan doa-doa tersebut, tokoh masyarakat dari Kelurahan Sudiroprajan didampingi Mpu Totok Brojodingrat, menaburkan biji-bijian dalam upacara tabur bumi. Setelahnya, mereka melepaskan iwen-iwen berupa burung, bebek, dan ayam. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan melepas urip-urip berwujud ikan ke dalam Kali Pepe.

Upacara sakral itu merupakan rangkaian acara Umbul Mantram, yang menandai awalan dimulainya Grebeg Sudiro 2015. Mpu Totok Brojodiningrat menuturkan, prosesi tersebut mempunyai makna untuk menjauhkan warga dari segala marabahaya. “Sedangkan pelepasan iwen-iwen dan urip-urip tadi adalah rasa cinta kita kepada alam, supaya selaras dengan konsep mamayu hayuning bawana,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (5/2/2015).

Dengan merujuk kepada alam, Lurah Sudiroprajan, Dalima, mengimbau warganya agar peduli terhadap lingkungan, terutama Kali Pepe. “Warga dituntut untuk menjadi bersih dan jangan buang sampah sembarangan. Kalau sungai bersih, ikan-ikan bisa hidup. Ke depannya, kami juga akan melakukan penghijauan di bantaran Kali Pepe,” tuturnya.

Prosesi Umbul Mantram itu diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada salah seorang sesepuh adat Kelurahan Sudiroprajan. Dalam sambutannya, Rudy menuturkan bahwa ritual itu merupakan budaya lokal yang harus dilestarikan. “Ini jangan dianggap sebagai sesuatu yang musyrik. Karena ini merupakan kekuatan bangsa Indonesia,” katanya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...