Thursday, June 4, 2026
HomeBisnisLifebuoy Ajak Murid SD Cuci Tangan Pakai Sabun

Lifebuoy Ajak Murid SD Cuci Tangan Pakai Sabun

Published on

- Advertisement -spot_img

LIFEBUOY-AJAK-MURID-SD-CUCI-TANGAN-PAKAI-SABUN_

1.030 siswa tampak memenuhi Pendhapi Ageng Balai Kota Solo, Kamis (23/10/2014). Riuh-rendah anak-anak Sekolah Dasar (SD) tersebut, berbarengan dengan Parade Kretifitas Gerakan 21 Hari (G21H) yang ditampilkan oleh siswa-siswi dari SD Tunggulsari II, SD Widya Wacana, SD Bratan II, SD Sabrang Lor, dan SD Joyotakan, Aksi unik dari bocah-bocah itu, memancing gemuruh dari teman-teman sebayanya yang ikut menonton.

Lalu tibalah momen puncak. Mereka tampak riang, dan mencoba untuk sesegara mungkin sampai di Halaman Balai Kota Solo, secara cepat. Di tempat itu telah disediakan tempat cuci tangan bagi mereka. Ya, hari itu, bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Dunia (Global Handwashing Day) – yang diperingati setiap 15 Oktober, brand permbersih badan ternama, Lifebuoy, menggelar acara Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Tahun ini di Solo, perayaan tersebut turut mengajak sekitar 150 SD.

Sebelum cuci tangan, mereka bersama-sama membubuhkan cap tangan di sebuah papan yang bertuliskan “Selamatkan Jiwa Anak Indonesia dari Diare, dengan Cuci Tangan Pakai Sabun”. Aksi ini merupakan langkah nyata dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang digalakan Lifebuoy, seperti dikatakan oleh Asisten Brand Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia, Disa Lestari.

“Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan momentum yang tepat bagi Lifebuoy untuk mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat akan pentingnya kebiasaan CTPS sebagai salah satu bagian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebagai brand yang peduli terhadap kesehatan masyarakat Indonesia, Lifebuoy telah secara konsisten memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia sejak tahun 2008,” ujarnya.

Tidak hanya Solo dan Jawa Tengah yang disinggahi oleh brand itu, tetapi juga 15 propinsi lain, diajak serta pula untuk mengerti tentang hidup bersih. Disa menambahkan, dengan adanya Cuci Tangan Pakai Sabun, diharapkan agar anak-anak, orangtua murid, dan guru yang terlibat, dapat menjadi agent of change, untuk menanamkan dan menumbuhkan pola hidup sehat di masyarakat. “Dan semoga komitmen kami untuk menjangkau 70 juta tangan Indonesia Sehat pada 2015 dapat tercapai,” tuturnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Standup Indo Tour Mampir Kota Solo, Para Komika Sukses Ajak Penonton Ngakak Kocak Bareng

Soloevent.id - Standup Indo Tour sambangi kota Solo, Sabtu (30/5/2026) di Gedung RRI Solo....

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...