Monday, October 19, 2026
HomeSeni dan BudayaPesperawi Ajang Olah Vokal Bukan Otot-Ototan

Pesperawi Ajang Olah Vokal Bukan Otot-Ototan

Published on

- Advertisement -spot_img

PESPERAWI-AJANG-OLAH-VOKAL-BUKAN-OTOT-OTOTAN_

Dengan ditabuhnya gong sebanyak lima kali oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, maka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesperawi) XI dimulai. Opening Ceremony dilangsungkan di Pendhapi Gedhe Balaikota Solo. Selasa (7/10/2014).

Dalam kata sambutannya, Ganjar mengapresiasi terselenggaranya event tahunan ini. Ia menyampaikan bahwa bukan hanya unsur kompetisi dan unjuk prestasi saja yang ditonjolkan, melainkan juga para peserta dapat saling bertemu satu sama lain, bisa memupuk rasa persaudaraan, dan menjadikannya sebagai ajang silaturahmi. “Ini merupakan ajang untuk unjuk prestasi dengan olah suara, bukan otot-ototan seperti yang sering kita lihat di TV,” sindirnya, disambut dengan tepukan tangan dari yang hadir sore itu.

Sementara di lain sesi, Ganjar berharap agar Persperawi XI dapat meneguhkan semangat keimanan, bagi setiap peserta yang berkompetisi. Tak lupa, ia juga menyinggung masalah persatuan antar umat beragama. “Dalam konteks Jawa Tengah dan Indonesia, ini merupakan perwujudan bagaimana kita ber-Bhineka Tunggal Ika, bahwa kita bersaudara, berbangsa, dan dapat menunjukkan prestasi-prestasi yang gemilang,” paparnya ketika ditemui wartawan, sebelum acara berlangsung.

Prosesi upacara pembukaan tersebut, diawali dengan kirab budaya. Para kontingen paduan suara gereja yang berasal dari 14 kota/kabupaten se-Jawa Tengah, dikirab melalui rute Stadion Sriwedari-Jl. Slamet Riyadi-Balai Kota Solo. Rombongan kirab dilepas secara langsung oleh Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Kirab turut disemarakkan oleh karnaval batik, atraksi barongsai dan liong, serta kesenian tradisional Reog Ponorogo.

Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesperawi) XI tingkat Jawa Tengah, akan diselenggarakan dari 7-10 Oktober 2014, bertempat di Gedung Grha Anugerah Gupdi Gilingan, Banjarsari.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...