Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaBakdan Ing Balekambang Mainan Egrang

Bakdan Ing Balekambang Mainan Egrang

Published on

- Advertisement -spot_img

mainan-egrang-bakdan-ing-balekambang

“Kowe kudune jaga keseimbangan [Kamu harusnya jaga keseimbangan],” tutur Suparno kepada anaknya yang sedang belajar bermain egrang. Ia menaiki egrang setinggi kurang lebih 180 cm itu, kemudian ia berjalan mengitari sang anak. “Ngene ki lho carane main [Seperti ini lho caranya main],” jelas Suparno kepada putranya.

Rabu siang itu, 30 Juli 2014, Suparno beserta istri dan kedua anaknya mengunjungi Taman Balekambang guna menikmati libur Lebaran. “Saya dari Boyolali, ke sini untuk nyenengke [membuat senang] anak-anak,” terangnya kepada Soloevent ketika ditanya alasan mengapa memilih Balekambang sebagai rujukan wisata.

Pada momen Idul Fitri tahun ini, Taman Balekambang sebagai salah satu destinasi wisata Kota Solo menggelar event bertajuk Bakdan Ing Balekambang. Acara yang dihelat dalam rangka menyemarakkan momen libur Lebaran tersebut, menjadi tempat para pemudik pada khususnya dan warga Solo pada umumnya, untuk bercengkerama bersama keluarga.

Berdasar pandangan mata Soloevent, pengunjung yang kebanyakan keluarga, menikmati suasana asri taman sembari duduk beralaskan tikar dan menyantap bekal yang mereka bawa. Area yang berdekatan dengan pohon rindang menjadi tempat favorit mereka untuk bersenda-gurau bersama keluarga.

Dalam Bakdan Ing Balekambang, Sinergi Management selaku event organizer menyuguhkan berbagai macam hiburan untuk memanjakan pengunjung. Selain acara reguler Taman Balekambang seperti Sendratari Ramayanan dan ketoprak, pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan musik dan mini circus. Selain itu pula juga dihadirkan pameran foto, bazar kuliner, dan aneka permainan tradisional serta modern.

Sinergi memang memberikan porsi untuk permainan tradisional sebagai media pengenalan kepada generasi muda. “Jadi itu (permainan tradisional) untuk anak-anak yang belum mengenal mainan tempo dulu, biar ingat,” jelas Hernawan, Project Manager Sinergi Management.

Ada beberapa permainan tradisional yang ditampilkan, antara lain egrang, dakon, gangsingan. Tidak hanya anak-anak, kaum dewasa pun  banyak meminati permainan-permainan tersebut. Pengunjung gratis memainkan permainan tradisional itu. “Kami sukarela ngasihnya,” terang Hernawan.

Bakdan Ing Balekambang sendiri diselanggarakan pada 29 Juli – 3 Agustus 2014. Namun sayang, acara tersebut “ternoda” oleh aksi juru parkir yang menarif harga tidak sesuai dengan nominal yang tercantum di karcis parkir.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...