Friday, July 17, 2026
HomeBisnisProvider Tri Gelar Pertunjukan 3030 Bertajuk 'Laser'

Provider Tri Gelar Pertunjukan 3030 Bertajuk ‘Laser’

Published on

- Advertisement -spot_img

Event-3030-Solo

Yuk baca, biar lebih tahu tentang acara “laser” yang satu ini.

Acara yang disanjung banyak orang ini mengadakan tour ke berbagai kota di Indonesia, salah satunya kota tercinta ini Surakarta. 3030 adalah acara dari salah satu provider seluler di Indonesia. Acara yang merupakan salah satu event kota solo ini bertajuk “laser” dengan gaya modern yang lebih mendominasi, walaupun terselimpit cerita wayang dan seni namun secara tak langsung acara ini menyampaikan pesan masa depan yang dibawakannya.

Di Solo sendiri acara yang bertajuk “laser” ini dimulai dari 19 hingga 25 juni yang lalu. Acara yang digelar di Halaman Mangkunegaran ini, menceritakann bahwa ada 2 orang dari tahun 3030 melihat ke tahun sekarang, dua orang tersebut bernama satriya dan triana. Mereka melihat di tahun 2014 ini sudah tidak ada kebahagiaan berbudaya, nah 2 orang ini datang untuk mengembalikan senyum orang-orang 2014 untuk kembali lagi melihat budaya. Namun, dengan cara yang berbeda yakni menampilkan budaya seperti wayang seperti acara OVJ namun lebih modern menggunakan hologram.

Dibalik kemegahan Tenda dan acara yang ada dalam 3030, terselip keluh kesah 3030 dari para penonton. Salah satunya waktu ngantri. Temen-temen tau gak, kalo ngantri acara ini “WOW” banget !! Ini nih komentar mereka.

“ya gue sih dapet tiket dari BEM FT daftarnya via LINE, dan walaupun udah dapet tiket tetep aja masuknya ngantri lagi. Gue tiket jam setengah 9 baru masuk jam 10an” aku Lydia selaku penonton acara yang mempromosikan salah satu provider seluler ini.

“sistem penyelenggaraannya gak beres, kan gak setiap orang punya twitter. Udah gitu pas antri tiket rame dan rusuh banyak orang nyelip disamping. Kalo gag bisa on the spot ya gak usah dijanjiin gitu” ucap nana salah satu mahasiswa UNS yang mengkritik acara tersebut.

dengan kapasitas di dalam ruang pertunjukaan 700 orang, dan waktu acara selama 1 jam. Penonton tetap saja tidak merasa puas. Hal ini bisa dikarenakan sistem dari penyeleggara acara yang mempunyai jargon “Masa depan dimulai saat ini” kurang terarahkan. Penonton yang membawa tiket dan on the spot bercampur dan mendapat perlakuan sama.

Masukan buat panitia 3030 tahun depan semoga tahun depan bisa dievaluasi lagi keluh kesah penonton ini. See yaa…

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Keroncong Majestic! Solo Keroncong Festival 2026 Siap Digelar di Alun-Alun Utara

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Kota...

Pitoelas : Pitulungan lan Welas! Kemegahan Solo Batik Carnival ke-17 Mengguncang Solo

Soloevent.id - Kota Solo kembali menggelar acara Solo Batik Carnival (SBC) pada Sabtu (11/7/2026)....

More like this

Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

Dalam menyambut Bulan Sura, Mangkunegaran menghadirkan Surakusuma, sebuah instalasi yang mengajak masyarakat memaknai pergantian...

Parade Kebaya Soeltan : Intip Keseruan Roadshow Herborist Bareng Fanny Soegi.

Soloevent.id - Acara Parade Kebaya Soeltan Singgah ke Solo digelar pada Minggu (5/7/2026) di...

Jamming Session Road to Intimate Concert Sandhy Sondoro di Canting Londo Kitchen – Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Zigna Kampung Batik Laweyan akan menggelar acara musik berkualitas dengan menghadirkan musisi...