Tuesday, May 26, 2026
HomePameranMisteri Topeng Panji

Misteri Topeng Panji

Published on

- Advertisement -spot_img

Pameran-Topeng-Panji

Topeng merupakan sebuah bentuk ekspresi yang biasa melekat pada nilai kebudayaan. Nah, karena Indonesia adalah sebuah negara dengan berbagai jenis kebudayaan, topeng adalah salah satu aset berharga yang dimiliki. Topeng sering digunakan dalam pertunjukkan drama ataupun sebuah tarian. Sudut pandangnya pun berbeda selain menjadi fungsi artistik topeng juga dipercaya sebagian masyarakat sebagai hal mistis karena ekspresi yang menerjemakan wajah manusia. Setiap topeng mempunyai makna tersendiri yang terinspirasi dari sifat-sifat manusia. Indonesia memaknai topeng sebagai aspek religius, walaupun secara perlahan sudah mengarah ke bagian artistik. Namun masih banyak masyarakat awam yang menggunakan topeng sebagai upacara sakral yang “katanya” mampu mengusir roh jahat.

 

Pada pekan ketiga juni ada sebuah pameran topeng yang mengangkat kisah “Topeng Panji” di balai Soedjatmoko Slamet Riyadi. Acara yang dimulai dari tanggal 17 ini menyuguhi topeng-topeng dari berbagai colector daerah, kebanyakan berasal dari Malang, Klaten, dan Solo. Salah satu colector yang ikut mewarnai pameran berasal dari ISI (Institut Seni Indonesia). Ada pula beberapa topeng yang disuguhkan dengan bentuk dasar dari stereofoam hasil kreassi di acara KREASSO pekan lalu. Karya lomba ini disajikan berjejer di ruang kanan gedung, untuk sekedar melangkapi pameran panji ini. Asal usul topeng panji pun berbagai versi, “kalo cerita rakyat kayak cerita ande-ande lumut, bawang merah bawang putih termasuk cerita panji. Kalo dikelompokan jadi cerita rakyat” ujar ika penjaga buku tamu di Balai Soedjatmoko.

Menurut panitia volunteer ini ada dua versi topeng panji, pertama memang benar terdapat sebuah tokoh bernama Panji Asmorobangun dan yang kedua adalah cerita panji merupakan kumpulan cerita seperti mahabrata, serta ramayana. Hingga sekarang asal usul Topeng Panji masih menjadi misteri. Banyak pendapat-pendapat bermunculan, namun sejarah topeng panji masih belum terkuak.

Candra Kirana Foundation adalah penggagas pameran yang berjalan 6 hari ini. Selain pameran panji, acara sipa juga digagas melaui Foundation ini. Dengan mengenalkan jenis dan macam topeng pada masyarakat, pameran ini juga mempunyai visi terselubung seperti mempromosikan IIMF (Indonesia Internasional Mask Festival) yang akan berlangsung 14-15 September nanti.

So, nantikan ya guys buat event IIMF-nya. Jangan sampe ketinggalan!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...