Festival Payung Indonesia 2023, Angkat Tema Sepayung Bumi, Alam Adalah Kita

367

Soloevent.id – Festival Payung Indonesia kembali digelar di Balaikota Solo (8-10/9/2023). Acara ini menghadirkan pengrajin payung tradisional dan seniman dari penjuru Indonesia. Berbagai ragam bentuk payung tradisional dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara turut serta. Event ini menjadi bentuk perayaan sejarah, budaya dan seni di Kota Solo.

Perayaan edisi dasawarsa ini mengangkat tema Sepayung Bumi, Alam adalah Kita. Tema ini akan mengajak pengunjung untuk semakin memahami bagaimana alam bekerja. Harapannya, pengunjung akan mampu menghasilkan kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa berpartisipasi dalam mencegah perubahan iklim yang ekstrem.

Dalam acara ini, ada 65 kelompok seni pertunjukan, 8 grup fashion show, 33 kelompok UMKM/Komunitas Kreatif dan komunitas kreatif dari Sabang, Riau, Bandar Lampung, Banda Aceh, Palembang, Bengkulu, Sumba Timur, Medan, Padangpanjang dan kota-kota Indonesia lainnya.

Direktur Festival Payung Indonesia dari Mattaya Art and Heritage, Heru Prasetya mengatakan, “Sepayung Bumi, Alam adalah Kita” menjadi tema Festival Payung Indonesia. Tema ini mengajak kita semua bahwa mulai dari diri kita dan kebiasaan kita hidup sehari-hari yang mampu mencegah perubahan iklim. Misal, hemat pemakaian listrik dan air bersih, banyak menanam pohon dan lain-lain. Fespin 2023, Sepayung Bumi mengajak kita untuk makin memahami bagaimana alam bekerja. Mulai dari diri kita sendiri dan keluarga kita sendiri, kita terus berusaha mencintai dan merawat alam. Alam adalah Rumah Kita,” ujarnya.

Selain itu, ada beberapa rangkaian acara FESPIN lainnya seperti lomba dan pameran payung sulam, payung origami dan payung rajut; workshop; performing art; pameran art craft; lomba fotografi; lomba lukis payung kertas dan pembuatan buku dengan tema “Sepatung Bumi: Alam Adalah Kita”.