Wednesday, June 17, 2026
HomeBisnisAmputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Amputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Published on

- Advertisement -spot_img

KALBE-FARMA-03

 

Soloevent.id – 75% luka borok disebabkan oleh diabetes. Bagi penderita diabetes, proses terjadinya luka – misal saat ia menginjak paku – tidak bisa dirasakan, sehingga berakibat menjadi borok.

 

“Bahkan, kalau orang sudah menderita diabetes, bisul atau jerawat bisa menjadi borok,” beber Marketing Manager PT Kalbe Farma Tbk., dr. Selvinna, kepada Soloevent di Best Western Premier Solo Baru, Minggu (5/11/2017).

 

Selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/11/2017), PT Kalbe Farma Tbk. mengadakan pelatihan dan edukasi bagi 90 perawat yang menangani luka.

 

Dikemas dalam Nurse Practitioners Forum: Surviving the Shift from Volume to Value of Wound Care Quality, peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu mendapat materi seminar dan workshop dari para ahli, misalnya dokter bedah vaskuler, dokter mikrobiologi, dokter bedah tulang, dan perawat senior di bidang luka.

 

Di acara ini, perawat diberi pemahaman mengenai berbagai hal seputar luka, terutama pencegahan amputasi. “Sebelum mengalami pembusukan harus dirawat intens supaya tidak terjadi amputasi, kecuali luka yang terlanjur busuk dan menghitam,” jelas dr. Selvinna.

 

Ia menjelaskan, amputasi adalah solusi terkahir. Karena, berdasar penelitian, amputasi ternyata bisa menyebabkan si penderita meninggal.

 

Selvinna mencontohkan, apabila kaki kiri seseorang diamputasi karena telah menjadi borok, maka lima tahun mendatang kaki kanannya juga bakal terjangkiti. Apabila keduanya kakinya diamputasi, orang tersebut rentan terkena depresi dan lima tahun kemudian akhirnya ia meninggal.

 

Lalu bagaimana caranya agar luka tidak menjadi borok?

 

“Cara pencegahannya adalah kalau ada luka atau borok di kaki  harus segera mencari pertolongan. Jangan dirawat sendiri,” ungkap dr. Selvinna. Menurutnya, perawat-perawat di Indonesia sudah cakap dalam menangani masalah itu.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Event TED×UNS 5.0 di Taman Budaya Jawa Tengah, Hadirkan Talkshow Bersama Narasumber Inspiratif

Soloevent.id - TEDxUNS 5.0 menggelar acara utamanya yang bertajuk "Petals in Motion" dengan tema...

More like this

Event TED×UNS 5.0 di Taman Budaya Jawa Tengah, Hadirkan Talkshow Bersama Narasumber Inspiratif

Soloevent.id - TEDxUNS 5.0 menggelar acara utamanya yang bertajuk "Petals in Motion" dengan tema...

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...