Wednesday, May 20, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Dari Malang Hanya Untuk Solo Batik Carnival

Published on

- Advertisement -spot_img

solo-batik-carnival

Wisma Batari adalah sebuah gedung bernuansa elegant dengan persewaan sebagai fungsi utamanya. Gedung ini terletak di jalan selamet riyadi Kota Solo. (22/06) petang, jalan depan gedung tersebut menawarkan fenomena tak seperti biasanya. Panggung berukuran sedang, berdiri kokoh beriringan kursi-kursi tamu. Depan gedung Batari berubah menjadi panggung pertunjukkan sebuah band musik dengan irama penyindenan. Tak luput dari acara utama yang terjadi di sepanjang selamet riyadi, yakni Solo Batik Carnival gedung ini dipadati masyarakat yang antusias menyambut parade costum bertema batik yang satu ini.

Tak sekedar masyarakat Solo, seorang mahasiswa asal Brawijaya Malang, Dinda sebut saja namanya demikian. Gadis ini rela datang jauh-jauh dari Jawa Timur hanya untuk menyaksikan Solo Batik Carnival. “Kalo di Malang, ada sih acara kayak gini. Tapi sepi penonton dan acaranya seharusnya 1 minggu ini hanya 1 hari. Kurang menarik lah, jadi membosankan gitu” Ujar mahasiswa semester 6 ini. “pokoknya harus balik lagi ke Solo” katanya dengan ekspresi senang. Tak di sangka, dengan adanya Solo Batik Carnival ini solo mampu menarik orang-orang luar Kota.

Dengan panggung berisi gamelan, gendang, terompet, dan lainnya 2 sinden cantik yang mengenakan seragam panitia bernyanyi merdu memutar lyric lagu “Semua Orang Suka Batik Semua Orang Suka Solo”. Hal ini dibenarkan dengan kedatangan Dinda ke solo, hanya untuk melihat Karnaval Batik Solo ke tujuh ini. Tamu-Tamu undangan dari berbagai instansi yang datang disuguhkan kursi bernuansa putih juga meramaikan tempat ini. Masyrakat berbondong-bondong mengabadikan event yang hanya keluar 1 tahun sekali. SBC (Solo Batik Carnival) menyuguhkan berbagai jenis batik berbeda, seperti batik buketan, batik ceplokan, batik lurik dan lainnya.

Di depan gedung Batari juga terlihat sponsor utama yang membagikan teh gratis pada para penonton yang menginginkannya. Semua orang seperti semut yang sedang mengerubungi gula bertebaran. Bahkan beberapa masyarakat rela melewati garis batas atau naik di kaki pagar hanya untuk memotret sang model.

Sungguh fenomenal Solo Batik Carnival ini, so nantikan SBC yang ke 8 di tahun depan yaaa sobat event!

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...