Sunday, September 13, 2026
HomeMusikSempat Terjadi Insiden, Nile Tetap Puaskan Rock In Solo 2015

Sempat Terjadi Insiden, Nile Tetap Puaskan Rock In Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

SEMPAT TERJADI INSIDEN, NILE TETAP PUASKAN ROCK IN SOLO 2015

Sedari pagi, metalheads telah digempur berbagai jenis musik cadas. Penyelenggaraan selama 12 jam itu akhirnya menemui titik finish saat Nile bersiap di panggung. Unit technical death metal itu menjadi penampil pamungkas di gelaran Rock in Solo 2015, Minggu (15/11/2015).

Walaupun agaknya terjadi kendala saat check line,  tapi ribuan metalheads yang hadir di Lapangan Parkir Stadion Manahan, tetap menunggu sang headliner. Selang beberapa menit, penantian mereka pun terbayar. Saat intro bernuansa Mesir “Ushabti Reanimator” terdengar, sorak girang akhirnya bergemuruh.

Satu per satu personel Nile naik panggung. “Solo, are you ready?” tutur vokalis-gitaris, Dallas Toller-Wade, sambil mengacungkan horn sign. Tak ingin buang-buang waktu, Nile langsung memainkan “Sacrifice Unto Sebek”. Lagu bertempo cepat dari album Annihilation of the Wicked tersebut, disambut penonton dengan headbang massal, dan tak sedikit pula yang langsung mengangkat smartphone-nya.

Thank you, Solo! We are Nile. Right now it’s time to ‘Defiling the Gates of Ishtar’,” ucap vokalis berkepala pelontos itu dengan growling. Bagian menarik dari lagu ini adalah saat Karl Sanders dan Brad Parris (basis) beradu suara menyanyikan lirik “Baad Angarru. Ninnghizzidda”.

Ketukan-ketukan drum George Kollias yang cepat dan rapat, kembali dihentakkan di “Hittite Dung Incantation”. Setelahnya, Nile menggeber dengan “Call to Destruction” dan “In the Name of Amun”. Dua judul tersebut merupakan lagu dari album teranyar Nile, What Should Not Be Unearthed.

Laju Nile melindas Rock in Solo 2015 sempat tertahan beberapa menit, ketika senar gitar Karl Sanders putus. Melihat itu, Dallas mengajak metalheads berucap bersama-sama, “Don’t break your guitar, Karl!” Usai merampungkan masalahnya, Nile kembali menggilas dengan “Howling of the Jinn”.

Setelah “The Inevitable Degradation of Flesh”, grup yang berdiri pada 1993 ini, kembali membawakan lagu barunya yakni “Evil to Cast Out Evil”. Tiga lagu terakhir, Nile memainkan nomor-nomor di era 2000-an awal, seperti “Sarcophagus”, “Lashed to the Slave Stick”, dan “Black Seeds of Vengeance”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...