Wednesday, October 14, 2026
HomeSeni dan BudayaKegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Published on

- Advertisement -spot_img

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Kegiatan ini menjadi yang ketiga kalinya diadakan, setiap tahun sekali. Dalam  tradisi  Tionghoa,  membersihkan  rumah  bukan sekadar rutinitas harian, melainkan ritual penting menjelang Tahun Baru Imlek. Tradisi ini tercatat sejak zaman Dinasti Song dalam karya Wu Zimu, Mengliang Lu, melalui pepatah “Làyuè èrshísì, dǎn chén sǎo fángzi” yang menganjurkan pembersihan rumah pada hari ke-24 bulan ke-12 lunar. Secara simbolis, kegiatan ini bermakna menyucikan diri dari segala hal di tahun yang telah berlalu.

Kolaborasi Mangkunegaran dengan Masyarakat Tionghoa Saat Ini

Mangkunegaran  melibatkan  komunitas  masyarakat Tionghoa,  di  antaranya,  Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Pemuda Khong Hu Cu (PAKIN), perwakilan Kelenteng Tien Kok Sie, Tripusaka, Junior Chamber Internasional (JCI), serta abdi dalem dan abdi muda Mangkunegaran, sebagai upaya agar generasi muda secara aktif mengikuti berbagai kegiatan di Mangkunegaran. Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dilakukan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X, bersama dengan Bapak Liliek Setiawan mewakili komunitas yang hadir.

“Tahun baru Imlek tentu momen yang sangat spesial, spesial untuk kita semua dan kita juga sudah melihat bahwa hari ini di Kota Solo perayaannya sangat menyenangkan. Sangat besar, tapi yang paling penting penuh dengan kebersamaan. Dan inilah yang menurut saya membuat Kota  kita  ini  sangat  spesial,  penuh  dengan keberagaman banyak latar belakang tapi kita semua satu dalam kebersamaan,” tutur K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam sambutannya.

Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu hal yang paling ditunggu masyarakat Tionghoa. “Jadi tidak hanya diundang untuk bersih-bersih secara fisik tetapi Tapi, sebetulnya kita ini diminta untuk membersihkan jiwa kita. Karena hanya dengan hati yang gembira itu adalah obat yang terbaik,” tutur Bapak Liliek Setiawan dalam sambutannya.

Mangkunegaran menyajikan beberapa kudapan sebagai simbol budaya kuliner kedua kultur Jawa dan Tionghoa yang melambangkan kebersamaan dan keberuntungan diantaranya adalah onde-onde, kue lapis, arem-arem, kueku, dan juga jeruk, selain itu juga disajikan wedang secang yang dibuat oleh abdi dalem Mangkunegaran.

Semangat gotong royong, rasa syukur, dan kepekaan terhadap perubahan menjadi landasan Mangkunegaran dalam menghadapi dinamika zaman. Nilai-nilai tersebut diterjemahkan sebagai ajakan untuk memperkuat kebersamaan lintas generasi, memperdalam kesadaran budaya, serta membangun ketangguhan menghadapi tantangan sosial dan kultural ke depan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...