Tuesday, July 28, 2026
HomeSeni dan BudayaPertunjukan Adheging Kutha Sala The Story of Pakubuwono II Dikemas Modern

Pertunjukan Adheging Kutha Sala The Story of Pakubuwono II Dikemas Modern

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Solo yang ke- 280, Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara “Adheging Kutha Sala – The Story of Pakubuwono II”. Acara ini digelar pada Minggu, (17/2/2025) di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta.

“Adheging Kutha Sala – The Story of Pakubuwono II” merupakan sebuah pertunjukan tari yang mengangkat kisah perjalanan sejarah dan kebudayaan Kota Solo melalui kisah hidup Pakubuwono II, salah satu Raja Kraton Kasunanan Surakarta yang berperan besar dalam sejarah dan perkembangan kota Solo

Sebuah pertunjukan yang dikemas secara kreatif dan kekinian, koreografi yang dinamis, tata cahaya yang dramatis, serta tampilan visual yang modern yang bisa membawa penonton menyelami perjalanan transformasi Kartasura menjadi Surakarta dengan cara yang lebih imersif dan mengesankan. Pertunjukan ini menjadi perpaduan sempurna antara seni tradisi dan teknologi panggung masa kini.

Dalam pertunjukan ini menghadirkan sebuah pengalaman seni yang memikat dan penuh makna dengan perpaduan harmonis antara musik, tari dan teater. Lalu, dalam pertunjukan juga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam dialog, sehingga semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda, dapat dengan mudah memahami pesan yang ingin disampaikan.

Pertunjukan opera Adheging Kutha Sala tahun ini disutradarai oleh  R Danang Cahyo yang berkolaborasi dengan dua sanggar terkenal di Solo, yaitu Moko Dance Studio dan Akusara Art.  Selain itu, acara ini juga melibatkan penari yang terdiri dari pengajar, alumnus, dan mahasiswa aktif Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Acara opera Adheging Kutha Sala ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi penerus bangsa agar tidak lupa dengan sejarah yang ada. Dengan ini, generasi muda di luar sana akan tahu asal mula Kota Solo. Pertunjukan ini tidak hanya memberikan hiburan saja, tetapi juga memberikan edukasi tentang budaya Kota Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Fashion & Luncheon “Elegance in Heritage”, Perpaduan Kebaya, Batik, dan Kuliner Nusantara di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.Id - Dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional, The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan...

Ada Fosil Dinosaurus Asli 20 Meter! Tahir Solo Museum Resmi Dibuka.

Soloevent.id - Tahir Solo Museum (Culture, Science and Technology) resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026)...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

More like this

Fashion & Luncheon “Elegance in Heritage”, Perpaduan Kebaya, Batik, dan Kuliner Nusantara di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.Id - Dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional, The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan...

Ada Fosil Dinosaurus Asli 20 Meter! Tahir Solo Museum Resmi Dibuka.

Soloevent.id - Tahir Solo Museum (Culture, Science and Technology) resmi dibuka pada Sabtu (25/7/2026)...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...