Thursday, January 22, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKisah tentang Surakarta Dipentaskan di Panggung Kethoprak

Kisah tentang Surakarta Dipentaskan di Panggung Kethoprak

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Kethoprak Surakarta digelar lagi tahun ini dengan tema “Ndudhah Surakarta”. Acara diselenggarakan di Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Sabtu-Minggu (6-7/7/2019). Festival Kethoprak Surakarta 2019 melibatkan lima kecamatan di Solo, yakni Kecamatan Jebres, Serengan, Laweyan, Pasar Kliwon, dan Banjarsari.

Para peserta membawakan kisah-kisah yang berkaitan dengan sejarah Kota Solo. Ada lima lakon yang dibawakan dalam dua malam, di antaranya adalah “Geger Pecinan” yang dimainkan oleh Kecamatan Jebres. Pementasan tersebut menceritakan pergolakan masyarakat Tionghoa di era kolonial. Tekanan VOC kepada masyarakat Tionghoa membuat mereka melakukan perlawanan. Drama ini disutradarai oleh Sarmadi dan Joko Susilo.

Cerita kedua mengambil lakon “Bedhah Kartasura (1680-1703)”. Kisah ini punya keterkaitan dengan Geger Pecinan. Diceritakan Raja Kasunanan  Kartasura Adipati Anom bersekutu kepada pemerintah VOC yang berimbas pada perang saudara untuk merebut tahta.

Cerita berikutnya ada “Boyong Kedhaton” yang dimainkan oleh Kecamatan Serengan. Malam kedua mementaskan “Perjanjian Giyanti” oleh Kecamatan Pasar Kliwon, sedangkan Kecamatan Banjarsari mengangkat cerita “Raden Mas Said”.

Selain sebagai sarana edukasi, penyelenggaran Festival Kethoprak ini juga sebagai bentuk menumbuhkembangkan kesenian dan budaya , serta  menunjukan Solo sebagai kota budaya. Pertunjukan ini dinilai oleh juri-juri berkompeten di dunia ketoprak.

Festival Kethoprak Surakarta dibuka oleh Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudiyatmo. Dalam sambutannya, Rudy mengatakan bahwa ketoprak bukan hanya sekedar hiburan semata, melainkan juga sarana edukasi karena cerita yang diambil mengandung unsur sejarah. “Kethoprak itu bukan mitos, melainkan mengandung unsur sejarah dan pertunjukan. Ini sangat berguna, khususnya bagi generasi muda,” tuturnya.



Festival Kethoprak Surakarta merupakan acara rutin yang diadakan oleh Pemerintah Kota Surakarta. Tahun ini merupakan edisi kesembilan penyelenggaraan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...