Wednesday, May 27, 2026
HomeSeni dan BudayaGamelan Keraton Ditabuh, Perayaan Sekaten pun Dimulai

Gamelan Keraton Ditabuh, Perayaan Sekaten pun Dimulai

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Perayaan Sekaten selalu ditandai dengan ditabuhnya sepasang gamelan pusaka keraton. Di Solo, dua gamelan itu bernama Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari.

Sebelum ditabuh, gamelan terlebih dulu dikirab dari Keraton Kasunanan Surakarta menuju Masjid Agung Surakarta.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain sebagai penanda dimulainya perayaan Sekaten, gamelan keraton juga ditabuh untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ada sepasang gamelan yang dikeluarkan

Sepasang gamelan tersebut adalah Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari. Gamelan-gamelan tersebut dibawa dari Keraton ke halaman Masjid Agung.

Kiai Guntur Madu diletakkan di Bangsal Pradonggo sebelah selatan, sedangkan Kiai Guntur Sari diletakkan di Bangsal Pradonggo sisi utara. Gamelan yang ditabuh pertama adalah Kiai Guntur Madu.



Gamelan ditabuh selama 1 minggu

Gamelan mulai ditabuh sore hari setelah Asar. Nantinya prosesi Ungeling Gangsa (menabuh gamelan) dilakukan pagi, siang, dan malam selama satu minggu. Tahun ini, gamelan keraton tersebut bakalan ditabuh mulai 13-20 November 2018.

Sebelum kirab gunungan di puncak perayaan Sekaten, gamelan itu akan dimasukkan kembali ke Keraton Kasunanan Surakarta.

Tradisi nyirih saat gamelan keraton ditabuh

Nyirih adalah tradisi mengunyah sirih setelah gamelan ditabuh pertama kali. Sehabis dikunyah, sirih akan ditelan.

Konon, nyirih bisa mendatangkan berkah. Salah satunya bisa awet muda dan murah rezeki.

Gamelan sebagai media dakwah

Tradisi menabuh gamelan ini telah ada sejak zaman Kerajaan Demak. Dulu, Wali Songo menggunakan gamelan sebagai media dakwah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...