Saturday, September 12, 2026
HomeSeni dan BudayaMenilik Kirab Malam Satu Sura Di Kota Solo

Menilik Kirab Malam Satu Sura Di Kota Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

MALAM-SATU-SURO-01

 

Soloevent.id – Menjelang malam satu Sura, Keraton Kasunanan Surakarta selalu mengadakan kirab. Tahu tak, ritual ini sudah ada sejak sebelum PB X memerintah.

 

Kirab malam satu Sura biasanya berlangsung pada tengah malam. Sebelum acara inti dimulai, terdapat rangkaian acara pembuka. Satu di antaranya jamasan pusaka. Pusaka leluhur milik raja-raja Solo dikeluarkan dari penyimpanan khususnya dan dicuci dengan air kembang setaman.

 

MALAM-SATU-SURO-03

 

Di malam satu Sura, semua pusaka dan juga tombak dibawa oleh abdi dalem untuk ikut dikirabkan. Dalam kirab pusaka itu beberapa kerbau bule turunan Kyai Slamet sebagai cucuk lampah atau bagian paling depan. Kirab tersebut diikuti juga oleh putra-putri Sinuhun, kerabat, dan abdi dalem dengan berjalan kaki.

 

Saat kirab, semua peserta melakukan tapa bisu atau tidak berbicara satu sama lain. Warga yang menyaksikan biasanya juga ikut terdiam sunyi saat peserta kirab melintas.

 

MALAM-SATU-SURO-05

 

Peserta kirab biasanya memakai pakaian warna hitam dan wajib mengalungkan samir di leher.  Para prajurit, abdi dalem, dan semua kerabat Sinuhun mengenakan beskap warna hitam bagi pria. Para abdi dalem putri memakai basahan, ada juga yang mengenakan kebaya.

 

Para putri-putri Sinuhun mengenakan kebaya brokat atau saten warna hitam dengan kain batik tulis warna-warna sogan. Sungguh serasi dengan warna malam menjelang dini hari. Warna hitam memberikan kesan khidmat dan kusyuk dalam menjalani ritual.

 

MALAM-SATU-SURO-04

 

Rute kirab malam satu Sura biasanya selalu sama tiap tahunnya. Berawal dari Kori Kamandungan Keraton Surakarta-Supit Urang-Alun-alun-Jl. Jenderal Sudirman-Jl. Mayor Kusmanto-Jl. Kapten Mulyadi-Jl. Veteran-Jl. Gatot Subroto-Jl. Brigjend Slamet Riyadi-Jl.Pakubuwono-Alun-alun Utara-Supit Urang-dan berakhir di Keraton lagi.

 

Sura adalah bulan pertama dalam penanggalan Jawa. Bagi yang mempercayainya, Sura merupakan bulan sakral dan suci yang seolah menjadi bulan untuk beristirahat atau gencatan senjata. Karena di bulan Sura, warga Keraton Solo tidak diperkenankan mengadakan acara, kecuali acara yang tidak bisa ditunda seperti lelayu dan kelahiran bayi.

 

2017 ini, kirab malam satu Sura bakal berlangsung pada Kamis  (21/9/2017). Kirab rencananya dimulai jam 23.00 WIB.

 

 

Teks: Puitri Hati Ningsih

Foto: dokumentasi Soloevent

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

Solo International Performing Arts 2026 Tegaskan Surakarta sebagai Kota Budaya Dunia

Surakarta (09/09/2026) – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali hadir dengan semangat baru,...

More like this

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

Solo International Performing Arts 2026 Tegaskan Surakarta sebagai Kota Budaya Dunia

Surakarta (09/09/2026) – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali hadir dengan semangat baru,...