Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaTari Cry Jailolo Dipentasksan Di SIPA 2017

Tari Cry Jailolo Dipentasksan Di SIPA 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

CRY-JAILOLO-01

 

Soloevent.idTinggal menunggu beberapa hari lagi, gelaran akbar Solo International Performing Arts (SIPA) 2017 bakal ditabuh. Salah satu event Kota Solo ini bakal dilaksanakan pada Kamis-Sabtu (7-9/9/2017) di Benteng Vastenburg.

 

SIPA 2017 akan menampilkan pertunjukan seni dari delapan negara, yakni Indonesia, Australia, Chili, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Ada satu delegasi lagi sebenarnya, yakni Selandia Baru. Ketika berita ini dibuat, mereka sedang dalam proses konfirmasi.

 

Nah, para pengisi acara tersebut nantinya bakal menyuguhkan bermacam pertunjukan, mulai dari tari, musik, dan teater.

 

Salah satu pementasan yang bakalan disajikan di SIPA 2017 adalah “Cry Jailolo”. Pentas tari tersebut merupakan karya dari maskot SIPA 2017, Eko Supriyanto.

 

Tari kontemporer yang telah dipentaskan di banyak negara ini menceritakan tentang kehancuran terumbu karang dan biota laut di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, yang disebabkan oleh aktivitas manusia, misalnya pengeboman dan buang sampah sembarangan.

 

“Karya ini dibuat pada 2013. ‘Cry Jailolo’ bermula saat saya dipaksa Bupati Halmahera Barat untuk menyelam di sana. Dari situlah saya akhirnya mendapatkan ide cerita ‘Cry Jailolo’,” terang Eko saat jumpa pers di Jackstar Resto & Café, Sabtu (2/9/2017).

 

Tarian yang dibawakan oleh tujuh penari dari Halmahera Barat ini sudah dipentaskan di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Solo, Australia, Eropa, dan beberapa negara di Asia. Seniman yang telah meraih gelar profesor ini menambahkan, “Cry Jailolo” akan menjalani tur hingga 2018.

 

Selain Eko’s Dance Company, delegasi dalam negeri pada SIPA 2017 antara lain Otniel Tasman (Banyumas), Danang Pamungkas (Solo), Riau Rhythm Chambers Indonesia (Riau), Teater Tetas (Jakarta), dan masih banyak lagi.

 

(Foto: YouTube)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...