Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaGrebeg Mulud Sekaten Solo, Tradisi Ngalap Berkah

Grebeg Mulud Sekaten Solo, Tradisi Ngalap Berkah

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud Tahun EHE 1956 di halaman Masjid Agung Solo, Sabtu (8/10/2022). Dalam acara ini sepasang gunungan diarak dari Kori Kamandungan menuju Masjid Agung Solo.

Sepasang gunungan tersebut adalah jaler (laki-laki) dan estri (perempuan). Gunungan jaler melambangkan laki-laki. Sementara gunungan estri melambangkan perempuan. Keduanya memiliki makna bahwa di kehidupan ini, laki-laki dan perempuan akan berdampingan.

Untuk isiannya, gunungan jaler berisikan hasil bumi, artinya makanan-makanan yang masih mentah. Seperti, polo kependem, polo kesrimpet dan polo gumantung. Ada tiga unsur yang artinya seorang laki-laki harus bekerja, dinamis dan mencari penghidupan bagi keluarganya. Sementara gunungan estri, berisi makanan siap saji. Artinya seorang perempuan harus siap mengolah hasil bumi menjadi makanan untuk kebutuhan hidup keluarga.

Tradisi Grebeg Mulud ini sudah ada sejak dahulu, turun temurun hingga sekarang. Sebagian masyarakat percaya ini tradisi ngalap berkah. Banyak yang rela berdesak-desakan untuk ikut berebut gunungan.

Salah satu masyarakat yang menyaksikan tradisi Grebeg Mulud, Saminah (50) warga Klaten. “Saya selalu nonton grebeg mulud ini, biasanya saya mampir juga untuk melihat gamelan. Ini saya datang bersama rombongan naik kereta kelinci,” ujarnya di Kori Kamandungan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Grebeg Mulud Sekaten merupakan tradisi puncak dari Keraton untuk memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW.  Di perayaan Sekaten 2022 ini, masyarakat bisa melihat hiburan pasar malam di Alun-Alun Utara dan panggung musik di Alun-Alun Kidul. Selain itu, banyak jajanan dan mainan tradisional khas Sekaten, seperti celengan gerabah, perahu othok-othok, arum manis, jenang, dll.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...