Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaDalang Muda Asah Kemampuan di Hari Wayang Dunia

Dalang Muda Asah Kemampuan di Hari Wayang Dunia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Memeriahkan Hari Wayang Dunia (HWD) 2019, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar berbagai kegiatan, selama tiga hari, Senin-Rabu (4-6/11/2019). Kegiatan yang diadakan yaitu lomba mewarnai untuk anak-anak sekolah, pameran wayang, seminar, dan pertunjukan wayang kulit.

Ngomong-ngomong soal pertunjukan, ada dalang muda yang tampil memeriahkan HWD 2019. Ia adalah Dyah Ayu Kusumaningtyas. Gadis asal Madiun tersebut tampil bersemangat memainkan lakon “Warastra Siswa Tama”, yang menceritakan ketekunan Bambang Ekalaya yang berupaya menimba ilmu demi kemuliaan diri. Kisah itu menyiratkan pesan semangat untuk belajar dan berusaha.

Dyah sudah lama belajar mendalang. “Dulu tahu dalang dari orang tua, terutama bapak, yang juga seorang dalang dari Jawa Timur. Lalu, saya belajar dan suka hingga jadi hobi dan keterusan sampai sekarang,” ujarnya usai tampil di Pendapa Ageng GPH Joyokusumo ISI Surakarta, Rabu. Siang itu, dia tidak kelihatan minder atau kesusahan dalam memainkan wayang kulit.

Walaupun masih berstatus sebagai siswi sekolah menengah pertama di Madiun, Dyah telah banyak mendapat prestasi. Dia bahkan pernah terpilih sebagai Juara I “Dalang Bocah Mumpuni” dalam Festival Dalang Bocah Tingkat Nasional ke-10 yang diselenggarakan di Panggung Candi Bentar, Taman Mini Indonesia Indah pada  19-21 September 2019. Dalam ajang tersebut, ia dinyatakan sebagai “Penyaji Catur Terbaik” untuk kategori B kelompok usia 12-15 tahun.



Setelah tampil di acara Hari Wayang Dunia, Dyah akan terus mengasah kemampuannya hingga menjadi dalang profesional. Bahkan, ia berkeinginan menjadi dosen dalang dan tari.

Perayaan Hari Wayang Dunia ke-5 ini menyajikan sesuatu yang millenial sesuai dengan temanya, yaitu “Ayo Ndalang: Wisata Budaya Wayang Anut Jaman Kelakone”. HWD menampilkan 42 dalang dan digelar di tiga tempat yang berbeda di ISI Surakarta, yakni Pendapa Ageng GPH Joyokusuma, Teater Besar Gendhon Humardani, dan Teater Kecil.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...