Wednesday, June 10, 2026
HomeSeni dan BudayaMudik ke Kota Solo? Ada Opera Ramayana, Lho

Mudik ke Kota Solo? Ada Opera Ramayana, Lho

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Punya saudara atau teman yang mudik ke Solo? Mungkin bisa kamu ajak ke Bakdan Neng Sala: Nonton Opera Ramayana. Pertunjukan ini akan digelar selama tiga hari, 7-9 Juni 2019, di Benteng Vastenburg Solo mulai pukul 19.30 WIB.

Kali ini, Bakdan Neng Solo mengangkat lakon “Sinta Obong”. Pementasan berdurasi 1 jam 45 menit ini akan disuguhkan berbeda dari sendratari maupun opera pada umumnya. Konsep opera menitikberatkan pada gerak tari kekinian tanpa meninggalkan tradisi. Sementara musik juga dibuat sedemikian rupa sehingga nuansa opera yang megah dan agung dapat dirasakan penonton.

Pertunjukan ini melibatkan 150 seniman dari anak-anak hingga dewasa. Bertindak sebagai sutradara adalah Agung Kusumo Widagdo. “Pementasan ini ingin mengangkat pesan cinta kasih terhadap manusia dan lingkungan hidup. Inti ceritanya yaitu cinta butuh komitmen dan pengorbanan; itulah yang kadang menyebabkan kacau balau. Pementasan ini juga akan mengupas kesetiaan Sinta, Rahwana, dan Rama,” tuturnya dalam jumpa pers di Pendhapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengah, Senin (27/5/2019).

Penulis naskah Opera Ramaya ST Wiyono menambahkan, karakter Sinta bakal dibuat lebih menarik. “Sinta di sini menyimbolkan kekuatan perempuan yang mempunyai integritas dan keteguhan hati,” terangnya.



Tentang desain panggung, tata panggung akan dibuat lebih artistik. Nantinya bakalan ada adegan bakar-bakaran yang dibuat lebih nyata. Konsep realis juga bakal ditampilkan dalam kostum.

Lakon “Sinta Obong” ini merupakan rangkaian dari beberapa peristiwa penting dalam keseluruhan lakon Ramayana. Dimulai dari “Anoman Duta”, “Rama Tambak”, “Anoman Obong”, hingga berlanjut ke “Kumbokarna Gugur” dan “Brubuh Ngalengka”.

Bakdan Neng Sala nonton Opera Ramayana telah terselenggara selama empat kali. Event ini merupakan agenda tahunan Kota Solo di tiap Lebaran. Empat lakon yang pernah dipentaskan adalah “Anoman Obong” (2015), “Sang Anoman” (2015), “Rama Tambak – Kumbokarno Gugur” (2017) dan “Goa Kiskendo” (2018).

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan digelarnya Opera Ramayana ini untuk memberikan hiburan kepada pemudik. “Serta mengajak dan memotivasi anak muda mencintai budaya,” jelasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...