Wednesday, October 21, 2026
HomeSeni dan BudayaBubur Samin, Menu Buka Puasa Khas Masjid Darussalam Jayengan

Bubur Samin, Menu Buka Puasa Khas Masjid Darussalam Jayengan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Setiap Ramadan, Masjid Darussalam di Kelurahan Jayengan punya tradisi unik, yaitu memasak dan membagikan takjil bubur samin. Tradisi tersebut dimulai sejak Masjid Darussalam berdiri pada tahun 1911.

Awal mulanya bubur ini menjadi menu buka puasa untuk para pedagang batu permata dari Martapura, Kalimantan Selatan, yang merantau ke Solo. Seiring berjalannya waktu, banyak yang menyukai bubur ini terutama warga Solo. Maka setiap bulan Ramadan, bubur samin dibagikan gratis kepada warga Solo.



Takmir Masjid Darussalam Muhammad Rosyidi mengatakan pada awalnya bubur samin hanya disediakan 15 kilogram, tapi kini sudah menjadi 50 kilogram. “Di sini yang memasak ada 6 orang dan mereka keturunan warga Banjar. Bubur ini memiliki cita rasa khas dengan bumbu rempah-rempah. Silakan mencicipi biar tahu bagaimana rasanya,” ujarnya, Senin (6/5/2019).

Rosyidi menambahkan setiap harinya ada 1.100 porsi bubur samin yang dibagikan gratis. 900 porsi untuk warga, dan 200 porsi untuk menu berbuka puasa di masjid. Bubur samin biasanya dibagikan sehabis salah Asar. “Untuk masalah pendanaan, ada donatur dari dalam maupun luar negeri dengan total hampir 100 juta,” terangnya.

Acara pembagian bubur Samin di Masjid Darussalam dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo. Acmad mengapresiasi pembagian bubur Samin di Masjid Darussalam Solo selama bulan Ramadan ini. Serta beharap semoga selalu diadakan ditahun-tahun berikutnya.

Salah satu warga Solo, Astri, warga Pringgolayan, sengaja datang bersama kedua anaknya untuk mendapatkan bubur Samin. “Saya sudah datang sejak pukul 14.30 tadi. Biasanya langsung antre buat mendapatkan bubur ini, tapi ini tadi nunggu dulu karena ada pembukaan dari Pak Wakil Walikota,” ujarnya sambil menenteng dua rantang.

Tahun ini pembagian bubur samin dimasukkan dalam agenda Kampung Ramadhan Jayengan. Selain bisa menikmati bubur samin, warga juga bisa belanja aneka hidangan berbuka puasa di Pasar Takjil Jayengan di sepanjang Jl. Gatot Subroto. Kampung Ramadhan Jayengan diadakan mulai 4 Mei-4 Juni 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...