Tuesday, May 12, 2026
HomeSeni dan BudayaGamelan Keraton Ditabuh, Perayaan Sekaten pun Dimulai

Gamelan Keraton Ditabuh, Perayaan Sekaten pun Dimulai

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Perayaan Sekaten selalu ditandai dengan ditabuhnya sepasang gamelan pusaka keraton. Di Solo, dua gamelan itu bernama Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari.

Sebelum ditabuh, gamelan terlebih dulu dikirab dari Keraton Kasunanan Surakarta menuju Masjid Agung Surakarta.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain sebagai penanda dimulainya perayaan Sekaten, gamelan keraton juga ditabuh untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ada sepasang gamelan yang dikeluarkan

Sepasang gamelan tersebut adalah Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari. Gamelan-gamelan tersebut dibawa dari Keraton ke halaman Masjid Agung.

Kiai Guntur Madu diletakkan di Bangsal Pradonggo sebelah selatan, sedangkan Kiai Guntur Sari diletakkan di Bangsal Pradonggo sisi utara. Gamelan yang ditabuh pertama adalah Kiai Guntur Madu.



Gamelan ditabuh selama 1 minggu

Gamelan mulai ditabuh sore hari setelah Asar. Nantinya prosesi Ungeling Gangsa (menabuh gamelan) dilakukan pagi, siang, dan malam selama satu minggu. Tahun ini, gamelan keraton tersebut bakalan ditabuh mulai 13-20 November 2018.

Sebelum kirab gunungan di puncak perayaan Sekaten, gamelan itu akan dimasukkan kembali ke Keraton Kasunanan Surakarta.

Tradisi nyirih saat gamelan keraton ditabuh

Nyirih adalah tradisi mengunyah sirih setelah gamelan ditabuh pertama kali. Sehabis dikunyah, sirih akan ditelan.

Konon, nyirih bisa mendatangkan berkah. Salah satunya bisa awet muda dan murah rezeki.

Gamelan sebagai media dakwah

Tradisi menabuh gamelan ini telah ada sejak zaman Kerajaan Demak. Dulu, Wali Songo menggunakan gamelan sebagai media dakwah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...