Tuesday, June 9, 2026
HomeSeni dan BudayaMengintip Konsep Event Lebaran Opera Ramayana

Mengintip Konsep Event Lebaran Opera Ramayana

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Tiap tahun, panitia Bakdan ning Solo: Nonton Opera Ramayana berusaha menggali hal baru di segi tampilan pertunjukan. Kali ini, Bakdan ning Solo akan bermain di sisi artistik dan musik.

Sesuai judul yang dipentaskan, “Gua Kiskenda”, tata panggung bakalan dibuat mirip dengan lakonnya. “Kami akan menampilkan visual bebatuan. Itu akan didukung dengan lighting,” kata perwakilan tim artistik Opera Ramayana “Gua Kiskenda”, Boim, dalam jumpa pers di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah, Sabtu (9/6/2018).

Bahkan kabarnya, jalan memasuki venue bakal didekorasi layaknya gua sehingga penonton bisa ikut merasakan suasana pementasan sejak awal.

Jika tiga edisi sebelumnya diselenggarakan di luar, pertunjukan kali ini bakalan digelar di dalam Benteng Vastenburg. Tentunya masih dengan konsep outdoor. Rencananya, panggung akan didirikan di antara dua beringin yang ada di dalam benteng, sehingga bisa memperkuat setting.

Pemilihan kostum pun tak luput dari perhatian. Sutradara Opera Ramayana, Agung Kusumo WIdagdo, menjelaskan, kostum akan dibikin serealis mungkin, tetapi tanpa meninggalkan tradisi. “[kostum] menyerupai garapan film,” terangnya.

Musik juga dikerjakan secara maksimal. Komposer Opera Ramayana “Gua Kiskenda”, Dedek Wahyudi, menyebutkan nantinya musik tidak cuma menjadi pengiring dan memperkuat ekspresi pemain saja, melainkan juga tampil sebagai kekuatan tersendiri. “Kami ingin membuat seperti opera Jawa,” tutur Dedek.



Opera Ramayana akan diiringi gamelan. Lewat pementasan ini, Dedek kepingin menunjukkan keagungan alat musik tradisional tersebut.

Bakdan ning Solo: Nonton Opera Ramayana dihelat pada 18-20 Juni 2018 mendatang. Event ini bisa disaksikan secara gratis.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...