Wednesday, September 23, 2026
HomeSeni dan BudayaMengulik Lebih Jauh Seni Kriya di Metafora #4

Mengulik Lebih Jauh Seni Kriya di Metafora #4

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – “Melihat, Mengakrabi, dan Menjiwai” menjadi tema yang diangkat oleh mahasiswa gabungan Program Studi Kriya Seni, Batik, serta Keris & Senjata Tradisional Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dalam pameran tahunan bertajuk Metafora.

Pameran yang memasuki tahun ke-4 itu digelar di Museum Keris Nusantara, selama tiga hari yaitu Kamis-Sabtu (3-5/5/2018).

Ketua Umum Metafora #4, Eka Wahyu Prasetya, mengungkapkan karya-karya yang ditampilkan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. “Bedanya tahun kemarin lebih kontemporer dan pop. Kali ini lebih kembali ke tradisi, kembali ke Jawa dan etnik. [karyanya] sangat berbeda,” ujarnya pada Soloevent, Jumat.

Walaupun lebih sarat tradisi, Metafora 4 tidak terbatas pada ranah seni kriya tradisi saja, tapi juga menggabungkan kriya modern. Total ada 70 karya seni hasil olahan tangan yang dipamerkan seperti seni batik, kayu, lukis kaca, busana, dan keris.



Selain bernilai estetis dan fungsional, karya-karya yang dipajang juga menggunakan bahan-bahan yang cukup asing di telinga masyarakat umum. Contohnya seperti lampu kembang goyang dari kayu mahoni dan makrame (serat nanas dan katun); dan juga item fashion yang terbuat dari kayu vinil sungkai, kulit samak nabati atau kulit krom.

Sejalan dengan tema yang diangkat, lewat karya-karya tersebut Metafora #4 ingin menyampaikan tiga aspek penting dalam berkriya, yaitu melihat untuk mencari sumber ide, mengakrabi alat dan bahan untuk mencapai karya seni kriya, serta menjiwai setiap proses pembuatan untuk mencapai karya seni kriya yang estetis.

Selain sebagai tolak ukur mahasiswa Kriya ISI dalam berkarya, Eka juga menuturkan Metafora #4 ingin menjawab masyarakat yang bertanya-tanya tentang apa itu kriya.

“Kriya adalah craft, apapun yang kita buat tidak lepas dari handmade (keterampilan tangan),” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...