Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaGarap Sisi Fashion Demi Mengangkat Citra Kain Lurik

Garap Sisi Fashion Demi Mengangkat Citra Kain Lurik

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Siang itu di acara Fashion & Luncheon: Tribute to Kartini, mata tamu undangan yang memenuhi Narendra Restaurant The Sunan Hotel Solo tertuju pada model yang berlenggak-lenggok di antara mereka. Pesona indah terpancar dari paras-paras jelita para model yang berbalut kain lurik.

Tak hanya cantik secara fisik, model-model yang memperagakan busana merupakan perempuan-perempuan muda berprestasi. Mereka adalah Anggia Permata (Putri Solo 2017), Elizabeth Sudira (Duta Bahasa Nasional 2011), Indira Wibowo (Duta Wisata Indonesia 2017), dan Ruth Tyas Sekardini (Owner Koin Indonesia).

Para Kartini era modern itu mengenakan koleksi baju berbahan lurik koleksi Prasojo by Rani. Lurik Prasojo adalah salah satu produsen lurik dari Pedan, Klaten, yang namanya sudah banyak dikenal orang.

Ada tiga sesi dalam fashion show itu. Di sesi pertama, Prasojo by Rani menampilkan baju lurik bermotif klasik, kemudian dilanjutkan dengan menyuguhkan lurik penuh warna yang terinspirasi dari warna bunga-bunga, dan ditutup dengan baju lurik berkonsep kasual dengan tema warna hitam dan abu-abu.

Desainer sekaligus pengelola Lurik Prasojo, Maharani Setyawan, mengungkapkan, lurik-lurik tersebut merupakan inovasi darinya. Hal itu ia lakukan untuk mengangkat derajat kain lurik ke kelas lebih atas.

“Lurik terkenal dengan wastra Nusantara yang paling sederhana. Awalnya kain ini diperuntukkan masyrakat menengah-bawah. Saya kemudian membikin inovasi dengan menggarap sisi fashion-nya biar image lurik bisa naik dan dipakai oleh kaum menengah-atas,” tuturnya sebelum fashion show dimulai, Kamis (19/4/2018).

Diundang The Sunan Hotel Solo untuk menggelar fashion show merupakan sebuah kebanggan bagi Rani. Karena ia bisa mengenalkan kain luriknya kepada sasaran yang dituju. “Kami punya misi untuk menghidupkan kain lurik,” jelasnya.

Fashion show bertajuk Fashion & Luncheon adalah event reguler The Sunan Hotel Solo. Khusus April ini guna menyambut Hari Kartini, selain fashion show juga diadakan pembacaan surat-surat Kartini dan pemberian penghargaan Kartini Millennial Award kepada Triana Rahmawati (pendiri Griya Schizofren) dan Niken Setyawati (relawan anti-hoax).



General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, mengungkapkan, acara ini digelar sebagai dukungan bagi para perempuan-perempuan hebat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...