Saturday, September 19, 2026
HomeSeni dan BudayaKelompok Tripusaka Solo: Warna-warni yang Menjadi Satu

Kelompok Tripusaka Solo: Warna-warni yang Menjadi Satu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pertunjukan barongsai dan liong menjadi pertunjukan khas yang menambah kemeriahan suasana Tahun Baru Imlek. Walaupun identik dan kental dengan budaya Tionghoa, tetapi yang dapat menjadi pemain barongsai maupun liong tidak hanya masyarakat keturunan Tioghoa saja, lo.

Contohnya seperti kelompok Tripusaka asal Solo. Berdasar penuturan sang pembina, Adjie Chandra, dari 60 lebih anggota Tripusaka, hanya 10 persen saja yang merupakan keturunan Tionghoa, sisanya adalah masyarakat Jawa.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa kesenian atau permainan barongsai dan liong bukanlah suatu yang eksklusif. “Justru orang Jawa main barongsai kan luar biasa. Mereka bisa berprestasi main dengan bagus. Permainan barongsai ini juga menjadi sarana mengakrabkan kebersamaan,” ungkap Adjie pada Soloevent, Jumat (16/2/2018).

TRIPUSAKA-SOLO-005

Kelompok Tripusaka yang berdiri sejak tahun 1999 ini membawa tiga misi, yakni ritual, entertainment, dan olahraga. Menyadari anggotanya memiliki kepercayaan beragam, Tripusaka pun tidak memaksakan anggotanya untuk melakukan misi ritual.

“Mereka [non-Konghucu] melihat dari seni dan olahraganya. Kalau ritualnya tidak,” tambah Adjie.

Selain suku dan agama yang beragam, anggota kelompok Tripusaka juga diisi oleh bermacam usia. Mulai dari yang terkecil masih di bangku taman kanak-kanak hingga lebih dari 50 tahun.

Bermarkas di Jalan Drs Yap Tjwan Bing Jagalan No 15 Jebres, Surakarta, mereka melakukan latihan seminggu tiga kali. Dari latihan rutin ini, kelompok Tripusaka sudah mengantongi berbagai penghargaan nasional dan bahkan pernah masuk 10 besar tim barongsai terbaik se-Asia Tenggara.

Lewat Tripusaka, kita dapat melihat bahwa sebuah seni benar-benar dapat menyatukan beragam suku dan agama. Hal tersebut menjadi cerminan toleransi yang dibutuhkan Indonesia saat ini.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...