Wednesday, September 23, 2026
HomeSeni dan BudayaLaut Bercerita, Narasi Pilu Tragedi 1998

Laut Bercerita, Narasi Pilu Tragedi 1998

Published on

- Advertisement -spot_img

LAUT-BERCERITA

 

Soloevent.id – Tragedi 1998 menjadi salah satu kepingan sejarah yang selalu menarik untuk dibahas. Oleh Leila S. Chudori, peristiwa itu diangkat ke dalam novel berjudul Laut Bercerita.

 

Adalah Biru Laut, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris di salah satu universitas di Yogyakarta pada tahun 1991. Melihat rezim yang semena-mena kala itu, ia dan kawan-kawannya bergabung dalam kelompok Winatra untuk mengobarkan semangat bagi rakyat yang ditindas.

 

Tapi pada suatu senja, mereka dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan disekap, diinterogasi, dan disiksa agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik gerakan aktivis dan mahasiswa saat itu. Namun pada ujungnya, mereka tidak pernah kembali walau rezim sudah berganti. Mereka dipaksa hilang.

 

Melalui Laut Bercerita, Leila tidak hanya menceritakan bagaimana kelamnya suasana yang dihadapi mahasiswa kala terjadi peristiwa 1998, tapi juga menceritakan persahabatan para aktivis, roman di antara mereka, pengkhia­natan di dalam kelompok, keluarga yang merasakan kehilangan, dan tentang cinta yang tak akan luntur.

 

Meski dibuat dalam format fiksi, tetapi penggambaran pengalaman karakter dalam novel ini terinspirasi dari kisah nyata para aktivis ‘98. Sejak 2013, Leila S. Chudori melakukan riset dengan mewawancarai korban penculikan bersama Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lain yang bergerak untuk menuntut pengungkapan terhadap kasus orang-orang hilang pada tahun kejatuhan Soeharto.

 

Novel setebal 379 halaman ini terbagi dalam dua bagian, yakni Biru Laut yang bercerita dari sudut pandang mahasiswa korban tragedi 1998 yang tidak pernah kembali serta penuturan Asmara Jati, seorang adik yang tidak pernah melihat kakaknya kembali.

 

Untuk melengkapi pembaca dalam menikmati novel ini, Laut Bercerita juga diwujudkan dalam bentuk visual berdurasi 30 menit. Dalam film yang tidak terlalu pendek ini, diambil satu sisi yang menjadi jantung cerita, yakni duka dan kehilangan keluarga korban penculikan.

 

Jejeran aktor ternama menghiasi Laut Bercerita. Seperti sosok Biru Laut yang diperankan Reza Rahadian; Dian Sastrowardoyo yang memerankan Ratih, kekasih Biru laut; serta Ayushita yang menjadi Asmara Jati.

 

Rencananya setiap acara peluncuran buku akan turut dilakukan pemutaran film Laut Bercerita. Untuk Kota Solo, bedah novel dan pemutaran film Laut Bercerita bakal diadakan pada Sabtu malam, 27 Januari 2018 di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko.

 

 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: Bentara Budaya

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...