Monday, May 11, 2026
HomeSeni dan BudayaMembangkitkan Kenangan, Sehari Sebelum THR Sriwedari Tutup

Membangkitkan Kenangan, Sehari Sebelum THR Sriwedari Tutup

Published on

- Advertisement -spot_img

THR-SRIWEDARI-005


Soloevent.id – Dua anak kecil terlihat asyik bermain di kolam bola THR Sriwedari Solo. Hanya kegembiraan dan tawa yang tampak di wajah mereka. Di ujung pagar kolam bola itu, ada Nita Febriani, ibu dari kedua anak tersebut, yang sengaja membawa mereka bermain di THR Sriwedari untuk terakhir kalinya.


“Sayang, ya, kenapa harus ditutup,” ucap Nita pada Soloevent, Minggu (3/12/2017). Sambil menggendong anak ketiganya yang masih berusia dua bulan, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap penutupan THR Sriwedari. Padahal, anak-anaknya sering sekali bermain di taman rekreasi itu.


THR-SRIWEDARI-012


“Harusnya jangan ditutup, tapi diperbarui. Kan di Solo jarang ada wahana bermain khusus anak kayak gini,” tambahnya.


Nita tahu jika saat itu adalah hari terakhir beroperasinya THR Sriwedari. Makanya, jauh-jauh dari Sukoharjo, ia membawa anaknya menikmati momen terakhir di tempat tersebut. Khusus hari itu, ia bebaskan anak-anaknya bermain wahana apa saja sepuasnya.


THR-SRIWEDARI-007


Walau sudah banyak mal bermunculan dan ada berbagai permainan anak di dalamnya, menurut ibu tiga anak ini THR tidak terganti. Selain murah, di THR, anak-anaknya jauh lebih leluasa bergerak aktif ketimbang di mal.


Berbeda dengan Nita yang menghabiskan episode akhir THR Sriwedari bersama anak-anaknya, Dwi Puryanti yang datang dari Palur memilih berduaan saja bersama suami untuk bernostalgia.


THR-SRIWEDARI-004


“Banyak banget kenangan di sini. Zaman pacaran kalau main ke sini, malam Minggu-an ya di sini,” ungkap wanita berumur 35 tahun tersebut.


Dwi dan suaminya merupakan penonton setia live show musik di THR Sriwedari yang selalu digelar tiap malam. Mulai dari classic rock, dangdut, Koes Plus Mania, sampai tembang kenangan sudah mereka tonton semua. Bahkan setelah punya anak, Dwi mengatakan kalau suaminya masih melakukan kebiasaan nonton di THR tiap Sabtu malam.


THR-SRIWEDARI-011


“Wah, dulu ramai sekali. Bangku penonton sampai penuh. Dulu enggak ada, lo, itu penutupnya. Eh, sekarang sudah dikasih penutup kok malah tutup THR-nya,” ujar Dwi sambil menunjuk atap di atas bangku penonton yang berada di depan panggung musik.


Bagi Dwi maupun Nita, THR Sriwedari sangatlah berkesan karena menjadi saksi bisu atas kenangan yang pernah mereka buat. Dan kenangan itu coba mereka hadirkan kembali, sehari sebelum taman rekreasi berusia 32 tahun itu resmi ditutup pada 4 Desember 2017.


 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

More like this

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...

Peringati Adeging Mangkunegaran ke-269, Pura Mangkunegaran Gelar Mangkunegaran Makan-Makan

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran kembali menggelar Mangkunegaran Makan-Makan di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo, Jumat-Minggu...