Tuesday, April 21, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMembangkitkan Kenangan, Sehari Sebelum THR Sriwedari Tutup

Membangkitkan Kenangan, Sehari Sebelum THR Sriwedari Tutup

Published on

- Advertisement -spot_img

THR-SRIWEDARI-005


Soloevent.id – Dua anak kecil terlihat asyik bermain di kolam bola THR Sriwedari Solo. Hanya kegembiraan dan tawa yang tampak di wajah mereka. Di ujung pagar kolam bola itu, ada Nita Febriani, ibu dari kedua anak tersebut, yang sengaja membawa mereka bermain di THR Sriwedari untuk terakhir kalinya.


“Sayang, ya, kenapa harus ditutup,” ucap Nita pada Soloevent, Minggu (3/12/2017). Sambil menggendong anak ketiganya yang masih berusia dua bulan, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap penutupan THR Sriwedari. Padahal, anak-anaknya sering sekali bermain di taman rekreasi itu.


THR-SRIWEDARI-012


“Harusnya jangan ditutup, tapi diperbarui. Kan di Solo jarang ada wahana bermain khusus anak kayak gini,” tambahnya.


Nita tahu jika saat itu adalah hari terakhir beroperasinya THR Sriwedari. Makanya, jauh-jauh dari Sukoharjo, ia membawa anaknya menikmati momen terakhir di tempat tersebut. Khusus hari itu, ia bebaskan anak-anaknya bermain wahana apa saja sepuasnya.


THR-SRIWEDARI-007


Walau sudah banyak mal bermunculan dan ada berbagai permainan anak di dalamnya, menurut ibu tiga anak ini THR tidak terganti. Selain murah, di THR, anak-anaknya jauh lebih leluasa bergerak aktif ketimbang di mal.


Berbeda dengan Nita yang menghabiskan episode akhir THR Sriwedari bersama anak-anaknya, Dwi Puryanti yang datang dari Palur memilih berduaan saja bersama suami untuk bernostalgia.


THR-SRIWEDARI-004


“Banyak banget kenangan di sini. Zaman pacaran kalau main ke sini, malam Minggu-an ya di sini,” ungkap wanita berumur 35 tahun tersebut.


Dwi dan suaminya merupakan penonton setia live show musik di THR Sriwedari yang selalu digelar tiap malam. Mulai dari classic rock, dangdut, Koes Plus Mania, sampai tembang kenangan sudah mereka tonton semua. Bahkan setelah punya anak, Dwi mengatakan kalau suaminya masih melakukan kebiasaan nonton di THR tiap Sabtu malam.


THR-SRIWEDARI-011


“Wah, dulu ramai sekali. Bangku penonton sampai penuh. Dulu enggak ada, lo, itu penutupnya. Eh, sekarang sudah dikasih penutup kok malah tutup THR-nya,” ujar Dwi sambil menunjuk atap di atas bangku penonton yang berada di depan panggung musik.


Bagi Dwi maupun Nita, THR Sriwedari sangatlah berkesan karena menjadi saksi bisu atas kenangan yang pernah mereka buat. Dan kenangan itu coba mereka hadirkan kembali, sehari sebelum taman rekreasi berusia 32 tahun itu resmi ditutup pada 4 Desember 2017.


 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pecahkan Rekor LEPRID! 200 Dalang & Penari Cilik Solo Raya Guncang Festival Kentingan

Soloevent.id - Kampung Seni Kentingan dan UMKM Asri Jebres Solo menggelar acara bertajuk Festival...

Keanggunan Lurik dalam Perayaan Semangat Kartini di The Sunan Hotel Solo

Soloevent.id - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan acara bertajuk...

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

More like this

Pecahkan Rekor LEPRID! 200 Dalang & Penari Cilik Solo Raya Guncang Festival Kentingan

Soloevent.id - Kampung Seni Kentingan dan UMKM Asri Jebres Solo menggelar acara bertajuk Festival...

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...