Tuesday, May 12, 2026
HomeSeni dan BudayaAyushita Dan Rangga Moela Jadi Ikon Indonesia Menari 2017 Di Solo

Ayushita Dan Rangga Moela Jadi Ikon Indonesia Menari 2017 Di Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

INDONESIA-MENARI-2017-01

 

Solevent.id – Memasuki penyelenggaraan keenam, event tahunan Indonesia Menari  bakal lebih spesial karena tujuh selebriti ditunjuk menjadi ikon Indonesia Menari 2017, yang akan diselenggarakan bersamaan di tiga kota, yaitu Jakarta, Solo, dan Bandung. Kegiatan menari massal ini dilaksanakan pada Minggu, 19 November, jam 13.00 WIB.

 

Tujuh artis itu adalah Ayushita, Citra Kirana, Yuki Kato, Morgan Oey, Marcell Darwin, Fero Walandouw, dan Rangga Moela. Mereka dipercaya menjadi ikon karena masih muda dan concern terhadap seni budaya.

 

Untuk Solo yang menjadi ikonnya adalah Ayushita dan Rangga Moela.

 

Ayushita yang selama ini lebih dikenal sebagai pemain film rupanya menyukai hal-hal yang berhubungan dengan seni daerah, seperti menari tradisional dan menyanyi. Bahkan, saat kecil, aktris berusia 28 tahun ini pernah menjadi penyanyi gambang kromong, sebuah orkes musik Betawi yang memadukan gamelan dan alat musik khas Tiongkok.

 

Rangga Moela sendiri dikenal luas sebagai jebolan boyband SM*SH, yang tentu bisa nge-dance dan menyanyi. Namun, tidak hanya dance modern, Rangga juga memberi perhatian terhadap tari daerah. Hal tersebut ia tunjukkan dengan mengadakan kampanye untuk anak-anak muda agar mencintai dan tetap melestarikan budaya.

 

Nantinya Rangga bersama Ayushita bakalan menari massal dengan 1.500 peserta Indonesia Menari 2017 di Solo. Mereka akan menarikan bersama koreografi berdurasi empat menit yang menggabungkan beberapa gerak tari tradisional Nusantara dan tari modern.

 

Indonesia Menari digelar oleh Bakti Budaya Djarum Foundation untuk mengenalkan tari tradisional Indonesia kepada generasi muda secara mudah dan mengasyikkan. “Kami harap melalui Indonesia Menari 2017 semakin banyak masyarakat khususnya generasi muda yang memiliki keinginan untuk mempelajari tarian tradisional Indonesia dan bangga akan seni budaya bangsa,” tutur Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.

 

 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: istimewa (Indonesia Menari)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...