Wednesday, June 24, 2026
HomeLainnyaKomunitas Lantai Dua Kritisi Pernikahan Lewat Pementasan Teater

Komunitas Lantai Dua Kritisi Pernikahan Lewat Pementasan Teater

Published on

- Advertisement -spot_img

teater-lintang-sore

Soloevent.id – “Bagi orang lain pernikahan adalah salah satu tujuan hidup. Ada juga yang menganggapnya sebagai jalan kebahagiaan. Bayangkan kalau kau tidak menikah, lalu tidak punya anak, bagaimana kau akan melewati masa tuamu? Sendirian. Tak ada kawan berbincang.”

Kekhawatiran Ayah tersebut diungkapkan kepada Lintang, anak semata wayangnya. Ayah meminta putrinya itu untuk menikah agar bisa melanjutkan garis keturunan keluarga yang berada dalam kondisi kritis. Ayah Lintang adalah anak tunggal, sedangkan ibunya menghilang saat Lintang berusia tiga hari.

Tanggungjawab menjaga keturunan dan kehormatan keluarga dipasrahkan Ayah kepada Lintang. Namun, keinginan Ayah bertolakbelakang dengan pendirian Lintang. Ia tidak bisa menjalani pernikahan sebagaimana orang lain. “Saya berbeda dari orang lain, ayah,” kata Lintang.

Tulisan di atas adalah cuplikan pertunjukan teater berjudul Lintang Sore yang ditampilkan oleh Komunitas Lantai Dua. Digelar di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Minggu (5/3/2017), pementasan dimainkan dalam instalasi berbentuk balok. Naskah Lintang Sore disusun oleh Retno Sayekti Lawu. Ia juga menjadi sutradara dalam pergelaran ini.

Ditemui Soloevent selepas pentas, Lawu berkata Lintang Sore didasari dari pemikiran bahwa setiap orang mempunyai hak untuk menentukan pilihan hidup. Namun, kadangkala pilihan tersebut terbentur dengan adat dan kebiasaan. “Dalam budaya masyarakat kita, pernikahan adalah wajib. Hal itu seperti dipaksakan dan dilembagakan,” jelasnya.

Selain di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Lintang Sore akan dipertontonkan lagi di dua tempat berbeda: Muara Market (9 Maret) dan Galeri Pasar Gede (11 Maret). Lintang Sore adalah pementasan keenam dari Komunitas Lantai Dua sejak dibentuk pada 2007.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...

TEDxUNS 5.0 angkat Falsafah Jawa “Mulat Sarira” sebagai Salah Satu Temanya

TEDxUNS (Technology, Entertainment, Design x Universitas Sebelas Maret) 5.0 sukses diselenggarakan pada Sabtu, 13...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...