Tuesday, May 26, 2026
HomePameranKeris Era Kerajaan Mataram Dipamerkan Di Balai Soedjatmoko

Keris Era Kerajaan Mataram Dipamerkan Di Balai Soedjatmoko

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT 770 513

Soloevent.id – 12 keris dari zaman kerajaan Mataram dipamerkan di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo, dalam Pameran Keris Tangguh Mataram, Senin-Kamis (23-26/1/2017). Benda pusaka tersebut berasal dari empat era yakni Mataram Sultan Agung, Mataram Senopaten, Mataram Amangkurat, dan Mataram Kartasura.

Keris-keris yang dipamerkan tersebut mayoritas merupakan koleksi dari Padepokan Keris Brojobuwono. Keris-keris yang berasal dari era berlainan itu mempunyai ciri khas masing-masing. Pasikutan yang enak dilihat dan pamor gemerlap adalah ciri keris tangguh Mataram Sultan Agung.

Beda halnya dengan keris tangguh Mataram Senopaten. Memiliki pasikutan prigel dan besi hitam kebiruan, keris model ini mempunyai bentuk yang hampir serupa dengan keris dari masa Kerajaan Majapahit. Ini dikarenakan para pembuat keris Mataram Senopaten adalah empu-empu keris maupun keturunan empu dari era Majapahit.

Masa kejayaan/keruntuhan kerajaan juga berpengaruh terhadap bahan atau ornamen keris. “Tangguh Sultan Agung punya pamor mebyar. Masa itu adalah masa kejayaan Mataram. Kalau dari Mataram Kartasura karakter besinya kasar dan pamornya kurang bagus. Itu disebabkan banyaknya pemberontakan dan Mataram berada di ujung keredupan,” tutur salah satu panitia Pameran Keris Tangguh Mataram, Itok Dewanto, saat ditemui Soloevent, Selasa (24/1/2017). Ia menambahkan, setiap keris mempunyai filosofi masing-masing seperti kewibawaan dan lambang rezeki.

Selain memamerkan keris, acara ini juga memajang poster-poster sejarah keris. Salah satunya menampilkan patung Dewi Durga yang menggenggam pisau pendek bernama Kadga. Itu merupakan prototipe awal keris.

Pameran Keris Tangguh Mataram diadakan oleh mahasiswa Program Studi Keris dan Senjata Tradisional Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. “Pameran ini merupakan usaha kami untuk mengenalkan keris dan sejarahnya kepada masyarakat,” pungkas Itok.

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...