Monday, October 19, 2026
HomeMusikWhite Shoes And The Couples Company Dan Indische Party Tutup Mechafest 2016...

White Shoes And The Couples Company Dan Indische Party Tutup Mechafest 2016 (Bagian 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Selepas Indische Party undur diri, panggung Mechafest 2016 menjadi milik White Shoes and the Couples Company. Grup pengusung vintage pop ini tampil sekitar jam 22.00 WIB. Penonton yang sepertinya menantikan kehadiran mereka segera merapat ke arena tatkala MC mengundang mereka. Sambutan paling meriah diberikan kepada biduan White Shoes and the Couples Company, Aprilia Apsari, yang masuk paling akhir.

Lagu ciptaan Ismail Marzuki, “Sabda Alam”, yang dibawakan ulang oleh White Shoes and the Couples Company, menjadi nomor pembuka penampilan mereka dalam Mechafest 2016. Lagu dari album Vakansi, “Masa Remadja”, menyusul setelahnya. Seperti panggung-panggung lainnya, malam itu White Shoes and the Couples Company juga tampil penuh semangat. Sari masih berdansa dan terus menyunggingkan senyum.

Seusai “Roman Ketiga”, dihadirkanlah salah satu hits, “Windu Defrina”, yang menciptakan koor massal. “Aksi Kucing” juga tak kalah menarik. Di lagu ini, penonton diajak berucap “meong meong” seusai Sari menyanyikan lirik “Apa guna malu-malu kucing?”

Di jeda pergantian lagu, Sari mewakili teman-temannya menyampaikan kesannya terhadap Kota Solo. “Kami dulu pernah merekam lagu-lagu di Lokananta. Solo adalah kota yang bersejarah dalam perkembangan musik White Shoes and the Couples Company,” katanya, yang disambung lagu “Vakansi”.

Nomor melankolis, “Kisah dari Selatan Jakarta”, berhasil memancing penonton untuk bersuara kembali. Pasca membawakan “Senandung Maaf” dan “Selangkah ke Seberang”, White Shoes and the Couples Company menghentak dengan dua lagu daerah: “Lembe Lembe” yang diberi sentuhan salsa dan “Tam Tam Buku” yang beraroma rockabilly. Dua lagu inilah yang mereka rekam di Lokananta.

Dua lagu terakhir itu adalah puncak penampilan White Shoes and the Couples Company. Energi yang dikeluarkan para personel sepertinya menular ke penonton. Di baris depan sebelah kiri panggung, beberapa penonton mulai tak malu-malu berjoget, sehingga Sari pun tak segan mengucap, “Terimakasih atas perhatiannya,” dengan senyum merekah di bibirnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...