Tuesday, May 12, 2026
HomeSeni dan BudayaInternational Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

International Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Satu lagi event bertaraf internasional akan digelar di Kota Solo. International Mask Festival 2016 adalah nama acaranya. Ajang yang mempertemukan pengrajin, seniman, pemerhati, dan pecinta topeng kuno ini diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (28-29/10/2016) di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Pergelaran yang tahun ini memasuki edisi ketiga tersebut punya tiga rangkaian acara yakni pertunjukan, seminar, dan workshop. Selama dua malam, lebih dari sepuluh seniman bakal mementaskan tarian topeng. Salah satunya yakni Sanggar Barong Kemamang. Sanggar asal Kampung Jagalan, Solo, itu bakalan menyuguhkan tari berdasar cerita rakyat yang ada di Kampung Jagalan.

“Konon, dahulu ada pawang yang mengarak sapi dari Ngawi dan Sragen menuju Jagalan. Namun di tengah jalan dihadang kemamang. Hantu itu memakan sapi-sapi,” kata perwakilan Sanggar Barong Kemamang, Parjiyo Parsik, dalam jumpa pers, Kamis (27/10/2016), di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Di International Mask Festival 2016 tampil pula maestro tari topeng asal Indramayu, Wangi Indriya, Menurut Direktur International Mask Festival 2016, Irawati Kusumorasri, seniman tari itu bakal menampilkan tari topeng klasik Indramayu pada Jumat, sedangkan di hari Sabtu ia menyajikan tari topeng kontemporer. “Beliau telah go international dan ketokohannya saat menari luar biasa. Itulah alasan kami mengundangnya,” tuturnya.

Selain menari, Wangi Indriya juga akan menjadi pembicara bersama Sigit Purwanto dalam seminar topeng. Kegiatan itu diadakan pada Sabtu mulai jam 09.00-12.00 WIB. “Bu Wangi Indriya akan bercerita tentang pengalamannya dalam menari topeng, sehingga diharapkan peserta seminar tahu tentang kekayaan budaya topeng di Indonesia dan kemudian bersemangat untuk melestarikannya,” lanjut Irawati.

Sedangkan workshop topeng dihelat pada pukul 13.00-17.00 WIB di hari yang sama dengan seminar. Pemateri workshop diisi oleh Parjiyo Parsi (pengrajin topeng kontemporer asal Solo) dan Sujiman (pengrajin topeng kayu batik asal Dusun Bobung, Gunung Kidul, Yogyakarta).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...