Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaInternational Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

International Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Satu lagi event bertaraf internasional akan digelar di Kota Solo. International Mask Festival 2016 adalah nama acaranya. Ajang yang mempertemukan pengrajin, seniman, pemerhati, dan pecinta topeng kuno ini diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (28-29/10/2016) di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Pergelaran yang tahun ini memasuki edisi ketiga tersebut punya tiga rangkaian acara yakni pertunjukan, seminar, dan workshop. Selama dua malam, lebih dari sepuluh seniman bakal mementaskan tarian topeng. Salah satunya yakni Sanggar Barong Kemamang. Sanggar asal Kampung Jagalan, Solo, itu bakalan menyuguhkan tari berdasar cerita rakyat yang ada di Kampung Jagalan.

“Konon, dahulu ada pawang yang mengarak sapi dari Ngawi dan Sragen menuju Jagalan. Namun di tengah jalan dihadang kemamang. Hantu itu memakan sapi-sapi,” kata perwakilan Sanggar Barong Kemamang, Parjiyo Parsik, dalam jumpa pers, Kamis (27/10/2016), di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Di International Mask Festival 2016 tampil pula maestro tari topeng asal Indramayu, Wangi Indriya, Menurut Direktur International Mask Festival 2016, Irawati Kusumorasri, seniman tari itu bakal menampilkan tari topeng klasik Indramayu pada Jumat, sedangkan di hari Sabtu ia menyajikan tari topeng kontemporer. “Beliau telah go international dan ketokohannya saat menari luar biasa. Itulah alasan kami mengundangnya,” tuturnya.

Selain menari, Wangi Indriya juga akan menjadi pembicara bersama Sigit Purwanto dalam seminar topeng. Kegiatan itu diadakan pada Sabtu mulai jam 09.00-12.00 WIB. “Bu Wangi Indriya akan bercerita tentang pengalamannya dalam menari topeng, sehingga diharapkan peserta seminar tahu tentang kekayaan budaya topeng di Indonesia dan kemudian bersemangat untuk melestarikannya,” lanjut Irawati.

Sedangkan workshop topeng dihelat pada pukul 13.00-17.00 WIB di hari yang sama dengan seminar. Pemateri workshop diisi oleh Parjiyo Parsi (pengrajin topeng kontemporer asal Solo) dan Sujiman (pengrajin topeng kayu batik asal Dusun Bobung, Gunung Kidul, Yogyakarta).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...