Saturday, June 27, 2026
HomeSeni dan BudayaHarmoni Perdamaian Dalam SIPA 2016

Harmoni Perdamaian Dalam SIPA 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT

Soloevent.id – Pagelaran akbar Solo International Performing Arts (SIPA) 2016 siap menghibur warga Kota Bengawan. Gaungnya telah disuarakan sejak jauh-jauh hari. 17 Juli lalu panitia dan sukarelawan mengadakan sosialisasi di area car free day. Kemeriahaan berlanjut pada pre-event perdana yang dihelat di Solo Paragon Lifestyle Mall, 13 Agustus lalu.

Di penghujung bulan delapan, Rabu (31/8/2016), pre-event jilid kedua digelar. Dua kegiatan tersebut menampilkan aksi musisi-seniman lokal.Menurut Humas SIPA 2016, Putri Pramita Wishnu Wardani, pre-event SIPA 2016 diharapkan dapat memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Solo. Acara itu juga bertujuan untuk mengenalkan warga kepada SIPA 2016, sehingga saat hari-H, 8-10 September 2016 mendatang, mereka bisa berbondong-bondong memenuhi Benteng Vastenburg.

Lalu seperti apa SIPA 2016?

Di edisi sewindunya, SIPA 2016 dikemas dalam tema “Maha Swara”. Sesuai tema, pertunjukan kali ini akan lebih banyak menampilkan seni pertunjukan yang berbasis pada suara. “Karena dunia membutuhkan suara tentang perdamaian, kemanusiaan, persahabatan, pelestarian alam melalui seni pertujukan,”ungkapnya saat dihubungi Soloevent, Rabu.

Putri menambahkan, selama tiga hari berturut-turut panggung SIPA 2016 bakal menjadi jembatan komunikasi antarseniman lokal hingga internasional. Delegasi luar negeri yang ikut berpartisipasi dalam gelaran tahun ini antara lain Korea Selatan, India, Singapura, Malaysia, Spanyol, Zimbabwe dan Amerika Serikat.

“Karena ini berkonsep internasional, kami tetap mengundang beberapa musisi luar negeri untuk unjuk gigi. Seni itu luas. Jadi kami ingin masyarakat dapat menggali setiap potensi seni dari pagelaran ini,”ujarnya.

Musisi-musisi kondang Tanah Air juga bakalan menyuguhkan harmoni-harmoni indah. Mereka antara lain maestro gitar, Dewa Budjana; harpist kenamaan, Maya Hasan; bassist segudang pengalaman, Indro Hardjodikoro; grup etnik, Kua Etnika; sinden asal Kota Solo, Sruti Respati; dan masih banyak lagi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...

TEDxUNS 5.0 angkat Falsafah Jawa “Mulat Sarira” sebagai Salah Satu Temanya

TEDxUNS (Technology, Entertainment, Design x Universitas Sebelas Maret) 5.0 sukses diselenggarakan pada Sabtu, 13...

More like this

Gurihnya Jenang Suro Gratis di Pasar Triwindu, 500 Porsi Ludes!

Soloevent.id - Paguyuban Pedagang Pasar Triwindu Solo menggelar tradisi unik bulan suro yaitu tradisi...

Solo Heritage Festival 2026 Hadirkan Panggung Awarding di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Solo Heritage Festival 2026 kembali digelar pada Jumat-Minggu (12-14/6/2026) di Taman Balekambang...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...