Thursday, June 4, 2026
HomeSeni dan BudayaKostum SBC 9 Tampilkan Empat Warisan Budaya Jawa

Kostum SBC 9 Tampilkan Empat Warisan Budaya Jawa

Published on

- Advertisement -spot_img

KOSTUM SBC 9 TAMPILKAN EMPAT WARISAN BUDAYA JAWA

 

Soloevent.id – “Mustika Jawa Dwipa” menjadi tema penyelenggaraan Solo Batik Carnival 9 (SBC 9). Tema tersebut mempuyai arti pusaka-pusaka dari Pulau Jawa. Ada empat warisan budaya yang jadi ide utama pembuatan kostum yakni gamelan, candi, lampu krobyong, dan keris. Keempat unsur itu akan divisualisasikan dalam kreasi busana peserta karnaval.

Menurut Art Director Solo Batik Carnival 9, Yanuar Pribadi, empat benda itu dipilih jadi ikon karnaval karena memiliki nilai filosofis, hostoris, dan keindahan yang tinggi. “Kami terinspirasi dari benda-benda yang ada di Keraton dan Candi Prambanan,” jelasnya dalam jumpa pers di Aston Solo Hotel, Rabu  (20/7/2016).

Dalam proses pembuatannya, para peserta ditekankan melakukan inovasi supaya terlihat lebih unik dan beda dengan kostum-kostum dari penyelenggaraan terdahulu. “Dari segi artistik dan koreografi juga dibuat beda,” imbuh dia.

Empat warisan budaya itu diaplikasikan dalam kostum karnaval yang megah dengan menggunakan batik sebagai bahan dasar. Karakter kostum akan diperkuat oleh pemilihan motif batik. Yanuar menerangkan, ada beberapa corak batik yang dipakai dalam karnaval tahun ini, antara lain Kawung, Truntum, Parang.

“Kami memakai motif-motif itu untuk memperkuat kesan visualnya. Misal dari defile gamelan, kami padukan dengan batik motif Truntum. Dari corak itu jika dikombinasikan dengan gamelan maka akan terlihat pas dan enak dipandang,” kata lelaki berkacama itu.

Yanuar juga menyampaikan, Solo Batik Carnival 9 telah menemukan teknik agar beban kostum menjadi lebih ringan. Ia menuturkan, formula tersebut didapat seusai tim Solo Batik Carnival melakukan riset ke berbagai kota yang juga menggelar karnaval.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...